SP3 Winenet Cetuskan Press Release Dukung Aparat Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli

IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com– Pasar Traditional Winenet yang berada di wilayah Kecamatan Aertembaga, terus menjadi pembicaraan hangat belakangan ini, di Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut).

Setelah pihak Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar melakukan pembenahan disetiap Pasar Traditional di Kota Bitung tak terkecuali Pasar Winenet.

Kali ini pihak Solidaritas Persatuan Pedagang Pasar Winenet (SP3W) angkat bicara menyikapi persoalan yang telah terjadi belakangan ini di Pasar Winenet tersebut.

Hal ini terungkap dalam Press Release yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum Solidaritas Persatuan Pedagang Pasar Winenet (SP3W) KH. Hi. Ustd. Baharuddin Bandu S.sos, mencermati perkembangan kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) dipasar Winenet yang tengah bergulir di Kepolisian Resort Kota Bitung dan Kejaksaan negeri Bitung.

Lewat release SP3W kepada wartawan Selasa (31/08/2021) bahwa.

1. Mendukung sepenuhnya operasi penertiban Dugaan Pungutan Liar (Pungli) dipasar winenet yang dilakukan Kepolisian Resort Kota Bitung, pada akhir bulan Juli lalu. Bagi kami pedagang di Pasar Winenet, tindakan tersebut adalah upaya penegakan dan pembelaan Negara, terhadap nasib dan keberadaan pedagang yang selama ini resah dengan kondisi ketidakpastian Hukum atas objek Pasar Winenet.

Ketidakpastian hukum yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan melakukan aksi dugaan Premanisme kepada pedagang. Pedagang sangat dirugikan dengan aktifitas penagihan dari mereka. Pedagang mengalami Intimidasi, Ancaman dan Paksaan jika tidak memenuhi tarif penagihan.

Bahkan ditengah situasi covid 19 yang cukup sulit dan pelik sehingga memberikan dampak penurunan omset akibat kurangnya daya beli masyarakat, para pihak yg melakukan tindakan dugaan Pungli dengan tetap memaksa pedagang membayar tanpa toleransi.

Bagi pedagang Pasar Winenet yang tergabung dalam SP3W bahwa ini adalah tindakan yg tidak berprikemanusiaan.

2. SP3W Mendorong pihak kepolisian menuntaskan kasus hukum dugaan “Pungutan Liar” yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan (tahap 1) dan kembali kepada kepolisian, untuk dilengkapi dengan petunjuk. Kami Pedagang tetap percaya bahwa kepolisiaan akan bertindak profesional. Sebab kasus hukum tersebut sudah mendapatkan petunjuk tahap 1 oleh kejaksaan. Dan menilai pengembalian berkas adalah hal yang lumrah dalam proses hukum, dan tidak bisa diartikan sebagai Penolakan dari Kejaksaan.

3. Solidaritas Persatuan Pedagang Pasar Wineenet (SP3W). menolak dengan tegas Informasi Hoax yang disebarkan oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggungjawab, yang menyatakan bahwa berkas perkara Pungli ditolak oleh Kejaksaan Informasi ini menurut SP3W, diduga sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang ingin menyesatkan publik dengan tujuan tertentu.

4. SP3W meminta semua pihak, untuk meghormati proses hukum yg tengah berlangsung. Baik pidana maupun perdata, dengan tidak melakukan tindakan-tindakan provokasi sehingga merusak situasi kondusif yang sudah tercipta beberapa bulan terakhir dipasar wineenet. Sabar dan menahan diri !!!

Demikian pernyataan ini, kami sampaikan untuk menjadi informasi kepada publik.

Hormat Kami 1. Ketua Umum Solidaritas Persatuan Pedagang Pasar Winenet (SP3W) KH. Hi. Ustd. Baharuddin Bandu S.sos, 2. Sekretaris Umum (SP3W) Hi. Harsono Muhamad S.Sos.(zet)

banner 300x250