Hari Pertama PTM, Sejumlah SD & SMP di Bitung Lakukan Prokes Ketat

IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com– Setelah setahun lebih, harus berdiam dirumah yang hanya melakukan pembelajaran secara Dalam Jaringan (Daring).

Akhirnya pada Senin (30/08/2021), menjadi hari Kemerdekaan bagi kalangan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bitung, setelah sudah kembali bersekolah melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) memang sangat beruntung, di penghujung bulan Agustus level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah turun ke level III. Kendati demikian, ada prasyarat yang harus ditaati oleh setiap SD dan SMP pada PTM saat ini.

Sebagaimana yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs Julius Ondang MS.i bahwa sesuai arahan Menteri Pendidikan untuk untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Senin.

Yaitu Teknis PTM. setiap kelas wajib Jaga Jarak 1.5 meter. Kapasitas 50 persen. Memanfaatkan ruang terbuka. Hari dan jam ditentukan oleh satuan pendidikan, melakukan sistem rotasi siswa dan siswi antara Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Jarak Jauh. 

Perilaku- menggunakan masker kain 3 lapis/masker bedah. Rutin cuci tangan pakai sabun. Menjaga jarak dan menerapkan etika batuk/bersin. 

Warga Satuan Pendidikan- Sehat, tidak bergejala Covid-19. Kegiatan kantin tidak bisa dibuka, olahraga dan ekstrakulikuler dilarang. Aktivitas selain pembelajaran dilarang. Pembelajaran di luar lingkungan satuan pendidikan diperbolehkan. 

Diketahui, sesuai penegasan Bapak Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarim bahwa untuk PTM ini, akan dilakukan masa transisi 2 bulan pertama.

Ondang juga mengatakan bahwa untuk PTM ini, ada 2 sesion per sekolah dan setiap sesion hanya 75 menit PTM.

Sementara itu, amatan sejumlah wartawan di SMPN 6 Bitung yang dipimpin Kepsek Jhonni Rottie SP.d terlihat pihak Sekolah menerapkan protokol Kesehatan.

Begitu juga di SDN Girian Indah yang dipimpin Rysco Rantung SP.d kendati pihaknya akan memulai PTM pada Selasa (30/08/2021) akan tetapi pihaknya mengatakan 570 siswanya sudah siap menerima PTM.(zet)

banner 300x250