Kerja Bakti Masih Menjadi Budaya di Desa Wongkai

Pemerintah desa dan masyarakat Desa Wongkai saat melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsor dan lahan pekuburan
IMG-20210818-WA0009

Mitra, SULUTREVIEW – Salah satu kebudayaan yang menjadi identitas masyarakat desa adalah kerja bakti. Kegiatan ini biasanya dilakukan masyarakat sekitar secara bersama-sama, dengan tujuan melakukan kegiatan tertentu salah satunya adalah membangun infrastruktur atau membersihkan lingkungan sekitar yang dilaksanakan secara gotong royong.

Di Desa Wongkai Kecamatan Ratahan Timur Minahasa Tenggara (Mitra) khususnya kerja bakti masih sering dilaksanakan seperti membersihkan lahan pekuburan, mengangkat material sisa-sisa longsor, dan kegiatan kegiatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Hukum Tua Desa Wongkai Royke Ponggohong mengatakan, pelaksanaan kerja bakti umum melibatkan pemerintah desa dan masyarakat masih sering dilaksanakan oleh pihaknya

“Selain itu, ada juga program Jumat bersih yang secara rutin dijalankan. Semua diberdayakan. Baik itu pemerintah desa dan juga masyarakat,” ujar Royke Ponggohong, Jumat (18/6/2021).

Lanjutnya, kerja bakti membersihkan lingkungan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, serta bebas dari kotoran sehingga kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit. Kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan.

“Dengan mengadakan kegiatan seperti ini, sedikit tidaknya kita bersama-sama mengurangi sumber penyakit dari lingkungan yang kotor. Selain untuk menjaga kebersihan,  kegiatan ini juga bertujuan untuk membina hubungan sosial masyarakat khususnya di desa Wongkai ini,” tandasnya. (**)

banner 300x250