SulutReview,Tomohon โ Musyawarah Cabang III Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Tomohon yang bertempat di Taman Wisata Alam Tomohon resmi dibuka oleh Walikota Tomohon yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan musyawarah ini ditutup oleh Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE.
Pada musyawarah ini drg. Jeandโarc Karundeng resmi terpilih menjadi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon dan Fentje Goni S.H. menjadi Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tomohon
Walikota senduk mengatakan,
Musyawarah cabang ke-3 gerakan pramuka kota tomohon tahun 2021 yang boleh diselenggarakan hari ini adalah momentum strategis bagi kita semua untuk memulai lagi sesuatu yang telah lama dinantikan bukan hanya anggota pramuka tapi juga pemerintah dan masyarakat kota tomohon. muscab ini akan menjadi awal langkah yang baru bagi kita semua untuk menunjukkan eksistensi gerakan pramuka di kota tomohon.
Lanjut Senduk, Pemerintah kota tomohon membutuhkan sinergitas dengan semua stakeholder termasuk didalamnya pengurus kwartir cabang kota tomohon untuk bersama-sama membangun dan mewujudkan kota tomohon yang hebat, semangat trisatya dan dasa dharma pramuka hendaknya selalu menjadi landasan bergerak dan bertindak bagi segenap insan pramuka di kota tomohon dan yakinlah kita dapat bersama-sama membuat dunia ini lebih baik disaat kita meninggalkannya, sebagaimana pesan bapak pandu dunia lord baden powell.
Ditambahkan Walikota, pramuka merupakan kawah candradimuka pembentukan karakter generasi indonesia yang berlandaskan pancasila dan dapat menjadi solusi dalam hal menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. terlebih kita masih dihadapkan dengan berbagai masalah radikalisme, terorisme, dan tingginya kriminalitas terlebih dimasa pandemi covid-19 ini. sehingga peranan gerakan pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal yang dapat membentuk karakter bangsa, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda yang menghimpun berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan jelas merupakan kekuatan sebagai perekat bangsa.













