Wagub Kandouw Resmikan Hotel Luwansa, Investasi Bernilai Ratusan Miliar

Wagub Steven Kandouw meresmikan Hotel Luwansa didampingi Direktur Santini Group Wandi Wanandi
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Luwansa Hotels Group menghadirkan hotel terbarunya di Manado, Rabu (28/4/2021).

Luwansa Hotel and Convention Center Manado, merupakan hotel ke 6 setelah Jakarta, Palangkaraya, Tabanan-Bali dan Labuan Bajo.

Bacaan Lainnya

Luwansa Hotel Manado yang berada di Jalan Pomorouw nomor 68 Taas Tikala, tepatnya di area perkantoran dan pusat pemerintahan, akan memudahkan penyelenggaraan acara dan akomodasi bagi pebisnis maupun pemerintahan.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven OE Kandouw, berkesempatan meresmikan hotel yang tampil mewah, yang ditandai dengan pengguntingan pita.

“Pemerintah dan masyarakat Sulut mengucapkan banyak selamat dan salut kepada Santini Grup atas diresmikannya Hotel Luwansa ini,” kata Kandouw saat menyampaikan sambutan.

Wagub Kandouw di sela-sela peresmian Hotel Luwansa

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia tidak terkecuali di Sulut, sambung Kandouw, telah berdampak pada seluruh sektor. Demikian juga halnya dengan kinerja sektor pariwisata, yang mengalami penurunan.

Pemerintah Provinsi Sulut dan kabupaten/kota terus melakukan langkah-langkah dan upaya strategis untuk pemulihan sektor pariwisata di Bumi Nyiur Melambai.

“Peresmian Hotel Luwansa di tengah pandemi menjadi tanda kebangkitan pariwisata Sulut yang berujung meningkatnya perekonomian daerah. Ini dapat dibilang seperti melawan arus. Sebab, kalau di tempat lain hotel banyak tutup, tapi di Sulut justru membangun hotel,” tukasnya sambil menambahkan bahwa realisasi pembangunan di tengah pandemi bukanlah hoaks.

“Ada yang bilang pencapaian realisasi investasi di Sulut di era Pak Gubernur itu hoaks, dan hoaks itu kita lawan dengan realitas hari ini,” sambungnya.

Kandouw pun berharap apa yang dilakukan Santini Grup ini dapat bermanfaat dan turut andil dalam pemulihan sektor pariwisata.

Dia juga menegaskan bahwa Pemprov Sulut akan terus menciptakan investasi yang positif dan kondusif bagi yang ingin berusaha di daerah ini.

“Ke depan kita akan menciptakan investasi yang positif dan kondusif untuk semua yang ingin berusaha di Sulut,” tandasnya.

Peresmian Hotel Luwansa ditandai dengan pemotongan tumpeng

Sementara itu, dikatakan Direktur Santini Group Wandi Wanandi, bahwa Luwansa Hotel Manado merupakan hotel berbintang 4 (empat) dengan 134 kamar, ballroom bebas kolom dengan kapasitas 800 orang. Dilengkapi 7 ruang rapat dengan kapasitas bervariasi dari 25 sampai dengan 80 orang, serta ditunjang oleh fasilitas lainnya seperti restoran, kafe, bar, kolam renang dan pusat kebugaran.

Fasilitas yang ditawarkan sangat mendukung kegiatan-kegiatan pertemuan baik yang berskala kecil maupun yang berskala besar seperti rapat, seminar, konferensi, pesta pernikahan dan pesta ulang tahun.

“Dengan fasilitas yang lengkap seperti itu, lokasi yang strategis, interior desain elegan dan konsep hotel yang modern menjadikan Luwansa Hotel Manado menjadi ikon terbaru di kota ini,” ungkap Wanandi.

Luwansa Hotel Manado dimiliki oleh PT. Santini Minahasa Lestari dan manajemen hotel ini dikelola oleh PT. Santini Kelola Persada yang semuanya tergabung dalam Santini Group.

Selain usaha perhotelan dan manajemen perhotelan, Santini Group juga bergerak dibidang usaha properti, manufaktur baterai otomotif, dealer perangkat otomotif, tank yard service, media, produsen air minum kemasan dan lain lain.

“Santini Group tetap optimis untuk membuka Luwansa Hotel Manado meskipun kondisi industri perhotelan secara umum belum pulih di tengah pandemi Covid-19, dengan tetap percaya bahwa kondisi perekonomian termasuk industri pariwisata di Indonesia akan semakin membaik seiring berjalannya waktu,” jelasnya.

Diketahui, melalui pembukaan Hotel Luwansa diharapkan juga bisa menggerakkan perekonomian lokal karena operasi hotel membutuhkan banyak tenaga kerja dan tentu saja menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Manado dalam berbagai bidang yang terkait dengan jalannya kegiatan operasi hotel.

Diungkap Wanandi, total nominal investasi yang digelontorkan untuk membangun Hotel Luwansa mencapai kisaran di atas Rp100 miliar.

“Investasi Hotel Luwansa di atas Rp100 miliar,” ujarnya.

Dia juga berharap, agar dalam proses pengurusan izin, lebih dimudahkan lagi. “Bukan menghambat hanya agak lama saja,” tukasnya.

Turut hadir dalam peresmian Hotel Luwansa
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, Direktur Santini Grup Jakarta selaku owner Hotel Luwansa Wandi Wanandi, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, lingkungan sekitar, kontraktor dan konsultan proyek,Dewan Direksi Santini Group, Direktur Utama PT. Santini Minahasa Lestari, General Manager Luwansa Hotel Manado dan segenap tamu undangan.(eda)

banner 300x250