Dua Tahun Kepemimpinan RR-RD, Minahasa Maju dan Berbudaya

0
165

Tondano, Sulutreview.com – Dua tahun kepemimpinan Bupati Minahasa, Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati, Robby Dondokambey SSi, menjadi landasan untuk terus bergerak maju mengisi pembangunan.

Berbagai program telah digulir untuk kesejahteraan rakyat, bahkan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Peringatan dua tahun kepemimpinan RR-RD tersebut ditandai dengan ibadah syukur bersama jajaran Pemkab Minahasa bersama Forkopimda dan pimpinan umat beragama.

Bahkan pada kesempatan ini, dihadiri Wakil Gubernur, Drs Steven OE Kandouw, mantan Penjabat Bupati, Drs. Royke Mewoh, tokoh masyarakat Hangky Arthur Gerungan serta dipimpin Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Hein Arina.

Wagub Steven Kandouw mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Gubernur, Olly Dondokambey SE dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat atas dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.

Di mana menurut Kandouw yang mengawali sambutannya dengan menyentil kepahlawanan tokoh asal Minahasa, Dr GSSJ Ratulangi, Minahasa yang adalah icon dan pusat budaya Sulawesi Utara perlu dijaga dan dipimpin oleh orang berbobot dan takut akan Tuhan.

“Kalau kita lihat sejarah dan fakta, dulu keluarga Sam Ratulangi ini punya banyak tanah di daerah Tondano dan setelah kedua orang tuanya meninggal, dia dan saudara-saudaranya menjual warisan tersebut tapi tidak mereka gunakan untuk beli mobil atau rumah mewah tapi uang itu digunakan untuk membiayai studi mereka semua ke Eropa, budaya dan keteladanan ini yang perlu terus dijaga oleh orang Minahasa,” kata Wagub Kandouw.

Royke Roring dan Robby Dondokambey, dalam penilaian Kandouw merupakan sosok yang berbobot dan takut Tuhan sehingga dalam dua tahun ini, telah memimpin Minahasa dengan baik.

Pada kesempatan tersebut Wagub Kandouw memberi pesan sekaligus peringatan agar semua penyelenggara pemerintah untuk mengingat baik-baik dan menerapkan prinsip-prinsip good governance dan clean goverment.

“Jangan kotori prinsip-prinsip itu dan jangan rusak wibawa bupati dan wakil bupati di hadapan masyarakat. Mulai dari Sekda sampai hukum tua/lurah harus punya visi dan misi dengan kepala daerah dan wakil kepala daerah,” kata Wagub dengan nada tegas sambil mengapresiasi kebersamaan Pemkab Minahasa dengan para tokoh agama.

Sementara itu Bupati Royke Roring dan Wabup Robby Dondokambey yang juga diberikan kesempatan menyampaikan sambutan bersama-sama menyatakan syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa serta seluruh pihak, Forkopimda, jajaran Pemkab Minahasa di semua OPD sampai desa dan kelurahan bahkan seluruh masyarakat yang sudah menopang mereka dengan doa dan kebersamaan dalam melaksanakan semua program. Demikian juga pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi, Gubernur dan Wakil Gubernur yang terus menopang berbagai program pembangunan di Minahasa.

Keduanya berharap ke depan semangat kebersamaan dan topangan itu terus diberikan kepada mereka hingga menyelesaikan tugas pada Tahun 2023. “Kami berharap kita semua tetap satu visi dan misi dan juga terus menopang program Gubernur dan Wakil Gubernur bagi Minahasa termasuk revitalisasi Danau Tondano dan jalan tol dan berbagai program lanjutan lainnya,” kata keduanya yang didampingi Ketua TP-PKK, Ny. Fenny Roring-Lumanauw, SIP dan Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong serta Ketua KNPI Minahasa, Rifky Johanes Roring.

Sebelum ibadah syukur digelar, dilakukan launching buku Gerak Cepat Dua Tahun Kepemimpinan Bupati Royke Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey yang ditulis oleh Adi Palit, Alexander Mellese, Ferry Rende, Feybe Lumanauw, Feibie Karisoh, Vicky Kaloh, Nico Laloan, Zetly Tamod, Philip Siwi, Margaretha Ratulangi, Refly Moningka, Fredi Tumbo dan Reymoond Mudami serta penyerahan bantuan bagi lembaga kesejahteraan sosial di Minahasa. Ibadah syukur itu tetap dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dengan undangan terbatas akibat masih adanya pandemi Covid-19.(engel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here