HEBAT!! Mitra, Kabupaten Pertama di Sulut, Terapkan Layanan PAUD HI

0
265
Yovita Sualang

Mitra, SULUTREVIEW – Guna mengoptimalkan perkembangan anak dari berbagai macam aspek, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Minahasa Tenggara (Mitra), mulai menerapkan Program Holistik Integratif (HI) untuk satuan PAUD

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Mitra Ascke Benu, melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Kemasyarakatan (Dikmas) Mitra Yovita Sualang, Untuk hal ini, telah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Minahasa tenggara Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif di Mitra. Program Holistik Integratif merupakan penanganan anak usia dini secara menyeluruh yang mencakupi layanan gizi dan kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan serta perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini.

“Minahasa Tenggara merupakan Kabupaten pertama di Sulawesi Utara yang menerapkan sistem ini setelah Kota Bitung. Ini juga tak lepas dari peran Bupati James Sumendap terhadap dunia pendidikan di Mitra. Sebagai PAUD HI, ada beberapa hal yang menjadi perhatian yakni 6 aspek perkembangan anak, seperti aspek kognitif, fisik, motorik, seni, bahasa, dan sosial emosional. PAUD HI juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak,” ujar Yovita Sualang

Dijelaskannya, untuk tahap pertama, ada 100 PAUD yang akan diupayakan menjadi PAUD HI. Sementara untuk pelaksanaan PAUD HI dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal demi mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif.

“Semua aspek harus dikembangkan karena tujuan dari program ini adalah untuk memberikan secara menyeluruh hak-hak berkembang anak. Untuk mencapai perkembangan anak secara optimal diperlukan daya dukung yang sifatnya menyeluruh, tidak hanya dari sisi akedemik tapi peningkatan status gizi anak ,” jelasnya

Adapun untuk PAUD HI dikatakan Yovita Sualang, menyatukan beberapa instansi untuk sama-sama terintegrasi dalam mendukung perkembangan anak usia dini.

“Kami juga bekerja sama dengan sejumlah Dinas terkait yang diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan anak dan Dinas Pemberdayaan masyarakat desa. Selain menjalankan fungsi utama untuk mengembangkan kualitas diri anak di usia dini. PAUD HI juga melibatkan orang tua guna memberikan pengetahuan agar anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas,” pungkas Yovita Sualang. (*/Jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here