Manado, Sulutreview.com – Kapasitas pemeriksaan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di Sulawesi Utara (Sulut) ditambah, yakni dari 500 spesimen swab test menjadi 2.000 spesimen per hari.
Hal ini dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Sulut yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey, untuk mengurai terjadinya penumpukan spesimen.
“Lab PCR di Provinsi Sulut tinggal 2 minggu sudah siap. Dengan demikian 1 hari dapat melakukan pemeriksaan 2 ribu orang. Dengan demikian ketika jumlahnya mencapai 2 ribu, maka tidak akan ada yang ditunda,” kata Gubernur Olly saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (21/7/2020).
Strategi penambahan PCR ini, bukan tanpa alasan. Olly memahami kapasitas pemeriksaan laboratorium di Sulut saat ini belum mampu mengakomodasi banyaknya spesimen swab test terkait Covid-19 yang masuk setiap harinya sehingga sebagian sampel ada yang dikirim ke laboratorium di luar Sulut sehingga mengakibatkan lamanya menunggu hasil pemeriksaan swab.
Praktis, kondisi ini tak mencerminkan perkembangan epidemiologi per hari, melainkan mencerminkan situasi 2-3 minggu ke belakang.
Sebagai solusi atas kendala tersebut, Olly menyiapkan lab PCR di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dengan kapasitas 1.000-1.500 spesimen per hari dan meningkatkan kapasitas lab RSUP Prof Kandou untuk menambah jumlah pemeriksaan Covid-19 di Sulut.
Selain itu, GTC-19 Sulut juga bakal mendapatkan bantuan mobil tes PCR dari pemerintah pusat dalam dua pekan mendatang. Mobil ini bisa memproses 120 spesimen yang bisa diketahui hasil tesnya dalam jangka waktu 8 jam.
Menurut Olly, jika kapasitas pemeriksaan berhasil ditingkatkan maka tidak ada lagi keterlambatan pemeriksaan spesimen swab test di Sulut.
“Kalau sampai saat ini masih tertunda 10 hari sampai 11 hari. Makanya tiba-tiba saja jumlah terkonfirmasi positif naik signifikan,” tandasnya sambil menambahkan sampel yang belum diambil di lab ada 2117 spesimen.
Sementara itu, untuk bantuan mobil PCR, Olly memastikan GTC-19 Sulut siap mengoperasikan fasilitas canggih tersebut untuk melakukan pemeriksaan secara massal.
“Jika nanti ada tes massal, maka tinggal dihubungi via telephone, maka langsung datang,” ujar Olly.
Olly mengajak masyarakat bersama pemerintah melawan Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan air sabun.
“Kita harus lawan ini Covid-19. Karena kalau tidak dilawan Covid-19, maka tidak bisa bergerak melakukan aktivitas. Makanya Pemprov menyiapkan sarana prasarana untuk melawan Covid-19 ini,” sebut Olly.(hil)













