Saul Bersaudara Raih Juara 1 dan 2 Lomba Melukis Virtual

Graciano Solideo Putra Saul dan Gracio De Angelo Saul

Manado, Sulutreview.com – Graciano Solideo Putra Saul siswa utusan SMA Negeri 1 Manado dan Gracio De Angelo Saul, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Manado berhasil meraih juara 1 dan 2 lomba lukis virtual.

Keduanya yang merupakan kakak beradik ini, berhasil menyisihkan rivalnya dengan prestasi membanggakan.

Terdapat 300-an peserta dari tingkat SMA yang mengikuti lomba seni lukis yang dilaksanakan secara virtual oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut itu, salah satunya adalah siswa utusan dari SMA Negeri 1 Manado, Graciano Solideo Putra Saul.

Deo mengatakan tidak yakin akan memenangkan lomba ini. “Awal aku pesimis untuk mengikuti lomba, soalnya banyak peserta yang sudah lama mengirim hasil karya mereka sebelum mengikuti lomba,” kata Deo.

Perlombaan dibuka lewat aplikasi Facebook Museum Sulawei Utara. Di mana peserta hanya diberikan waktu 180 Menit dibagi dalam  tiga sesi.

Sesi pertama pembuatan sketsa, sesi kedua penerapan dan sesi ketiga finising. “Selama melukis harus membuat rekaman video, itu bukti bahwa kita sendiri mengkerjankan lukisan pada saat lomba, “ jelas Deo.

Sementara itu, siswa kelas XI IPA 4 melukis sesuai tema yang di tentukan oleh panitia “Aku Indonesia, Aku Cinta Budaya, Museum di Hatiku” dengan  sub tema “Merajut Budaya di Masa Pandemic Covid-19.”

Lukisan dari Saul bersaudara ini, menceritakan seorang pemuda yang mengenakan masker dan kain merah putih sedang menahan Makam jaman dahulu (waruga) yang sudah mau roboh. “Dalam lukisan digambarkan anak muda tengah mempertahankan budaya waruga yang hampir punah. Anak muda sekarang harus tahu apa itu waruga, atau makan leluhur,” tutur putra kebanggan Sulut yang mempunyai banyak prestasi di bidang melukis .

Pada saat penggumaman, Deo tidak menyangka dapat meraih juara 1.

“Tuhan mempunyai kehendak yang baik, juga berkat support dari orang tua sebelum melukis makanya saya optimis menjadi terbaik,” ungkap Deo yang mempunyai sejuta prestasi.

Bukan hanya itu saja, Gracio De Angelo Saul juga mengikuti jejak sang kakak yang juga meraih prestasi juara 2 tingkat SMP.

Siswa kelas VIII mengharumkan nama SMP Negeri 1 Manado di tingkat Provinsi.

Dalam lukisannya, dia menceritakan tentang topi yang terbuat dari jenis kue kering digunakan di acara adat Tulude, Kabupaten Sangihe.

“Menjadi aspirasi saat menonton acara adat Tulude bersama keluarga. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten  Sangihe yang melaksanakan acara tersebut, tetapi hampir semua pemerintah kabupaten/kota sampai tingkat provinsi juga menggelar acara itu dengan tujuan agar budaya itu tidak akan hilang, melainkan harus dilestarikan,” tutupnya.

Diketahui, Deo banyak meraih prestasi. Antara lain 3 kali mengikuti lomba melukis batik di Istana Presiden RI. Kemudian 3 kali mengikuti lomba melukis kolektif pelajar tingkat Nasional di Galery Naional Indonesia dan juara 1 Lomba Design.(jelina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *