Jemaat GMIM Sion Wioi Wilayah Ratahan Mulai Beribadah di Gereja

0
830
Jemaat GMIM Sion Wioi

Mitra, SULUTREVIEW – Akibat dari pandemi global Covid-19, tiga bulan lebih Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tidak melaksanakan ibadah di gereja. Kerinduan jemaat untuk beribadah di rumah Tuhan setelah hampir empat bulan ini pun terjawab, dimana memasuki tatanan baru yang disebut New Normal, jemaat GMIM Sion Wioi Wilayah Ratahan mulai melaksanakan ibadah di gereja.

Adapun untuk pelaksanaan ibadah berdasarkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, sebagaimana juga surat edaran sinode GMIM tetang peribadahtan di rumah gereja di masa new normal pademi Covid-19.

Walaupun jalannya peribadatan sesuai Protokol kesehatan namum jemaat tetap dapat beribadah dengan penuh damai dan suka cita iman.

“Ini bukti bahwa jemaat sudah rindu beribadah di rumah ibadah,” ujar Youje Powa, salah satu jemaat yang sempat beribadah di rumah Gereja.

Sementara Ketua BPMJ Sion Wioi melalui Sekretaris jemaat GMIM Sion Wioi Pnt Frangky Tangkumahat menambahkan bahwa keinginan jemaat beribadah di gereja di tengah pandemi Covid-19 dan memasuki new normal saat ini sudah terkabul walaupun masih menggunakan aturan yang ada.

“Ibadah yang dilaksanakan saat ini, sesuai dengan anjuran pemerintah diantaranya duduk dengan memperhatikan jarak, menggunakan masker, mengukur suhu badan, mencuci tangan sebelum masuk di rumah ke dalam Gereja, “Ucap Tangkumahat.

Ia menambahkan, peribadatan di gereja di bagi dalam empat sesi, yaitu sesi pertama ibadah subuh, sesi ke dua ibadah siang, sesi ke tiga ibadah sore dan sesi le empat ibadah malam.

“Karena jemaat GMIM Sion Wioi berjumlah 26 kolom, maka ibadah di bagi menjadi empat sesi. Sesi pertama ibadah subuh Kolom 1-7, sesi ke dua ibadah pagi kolom 8- 14, sesi ke tiga ibadah sore kolom 15-20 dan sesi ke empat ibadah malam kolom 21-26,” JelasTangkumahat.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Mitra dr. Helny Ratuliu yang juga turut hadir dalam peribadatan menyambut baik kegiatan ibadah perdana di GMIM Sion Wioi.

“Terimah kasih kepada pemerintah Kabupaten Mitra terlebih Bupati James Sumendap yang telah memberikan ijin untuk beribadah di rumah gereja. Ini sesuai hasil koordinasi kami dengan pak Bupati Mitra James Sumendap SH dan surat edaran BPS GMIM sehingga jemaat GMIM Sion Wioi diperbolehkan beribadah di gereja,” ujar Ratuliu.

Ia pun berharap agar jemaat dapat memperhatikan protokol kesehatan. Dengan adanya peribadatan di GMIM Sion Wioi akan menjadi hasil evaluasi bagi Pemkab Mitra, saat pembuatan aturan-aturan serta syarat yang nantinya akan digunakan saat Gereja melakukan Ibadah.

“Selain itu dasar pelaksanaan ibadah sesuai juga dengan surat BPMS Sinode GMIM no K.0700/PPD.VII/06-2020 tentang Pemberitahuan Penerapan New Normal dalam Pelayanan pada tanggal 19 Juni 2020,” pungkas Helny Ratuliu . (*/Jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here