Pemprov Sulut Siapkan Ladang Pekuburan Jenazah Covid-19, BNPB Apresiasi Olly

0
439
Pemakaman dilakukan oleh tim sesuai prosedur.

Manado, SULUTREVIEW

Pemakaman jenazah penyintas Coronavirus Disease (Covid-19) atau orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal, kerap menuai pro dan kontra.

Menyikapi penolakan warga ini, Pemerintah Provinsi menempuh langkah bijak dengan menyiapkan ladang pekuburan yang dikhususkan untuk jenazah Covid-19.

Gubernur Olly Dondokambey memaparkan upaya tersebut, untuk mencegah terulangnya kembali insiden penolakan jenazah seperti yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Pemakaman jenazah Covid-19 seringkali mendapat penolakan dari masyarakat. Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi sedang berkoordinasi untuk menyiapkan lahan Pemerintah Provinsi seluas 5 hektar,” kata Olly kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Letjen TNI Doni Monardo, Rabu (22/04/2020).

Apa yang dipersiapkan ini, sambungnya, agar supaya tidak ada penolakan dari masyarakat.

“Lahan pekuburan ini akan menjadi tempat pemakaman orang yang terdampak maupun pasien dalam pengawasan. Kita akan koordinasikan, dan mudah-mudahan tidak ada penolakan untuk kita membuat tempat pemakaman,” kata Olly kembali.

Selain menyiapkan lahan pemakaman, Olly menerangkan bahwa gugus tugas covid-19 Sulut akan menyiapkan peralatan lengkap termasuk eskavator untuk mencegah kerumunan orang yang terlibat dalam pemakaman sesuai physical distancing.

“Kami siapkan dengan perangkat alat-alat yang lengkap termasuk eskavator supaya kita menggali kuburan ini tidak perlu banyak orang. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya apa yang kita persiapkan ini mudah-mudahan tidak dipakai,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Sulut ini juga menyampaikan hal penting lainnya tentang sulitnya mendapatkan reagen yang dipergunakan untuk mengetahui reaksi kimia dan menandakan darah seseorang itu mengandung virus corona.

“Kita sudah siapkan laboratorium dan peralatan di rumah sakit umum daerah. Kita sudah beli semua tetapi terkendala susahnya mendapatkan ektraksi reagen dari sana untuk dapat kita beli sehingga belum bisa beroperasi. Selain itu pusat laboratorium Kementrian Kesehatan yang ada di Sulut mudah-mudahan akhir bulan ini bisa beroperasi sehingga kita tidak ada kendala lagi dalam rangka mendapatkan hasil-hasil tes,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo mengapresiasi upaya Gubernur Sulut untuk menyediakan pemakaman khusus pasien covid-19. Dirinya juga berjanji akan meneruskan setiap kendala kepada kementerian terkait supaya dapat segera diatasi.

“Terima kasih Pak Gubernur dan semua jajaran atas upaya dan kerja. Adalah hal yang sangat baik jika Pak Gubernur memutuskan untuk menyiapkan tempat pemakaman khusus bagi pasien covid-19,” ujar Monardo.(hil/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here