Mitra, SULUTREVIEW – Pasca merebaknya kabar terkait Virus Corona atau COVID-19 di Sulawesi Utara (Sulut), Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) telah mengambil kebijakan untuk meliburkan seluruh sekolah di bawah naungannya.
Terkait kebijakan ini, para siswa diharap belajar mandiri di rumah dengan pengawasan orang tua masing-masing, serta bakal dipantau oleh para guru.
Usai hampir seminggu diterapkannya kebijakan ini, Ervina Wahongan, salah seorang guru yang biasanya mengajar di SD GMIM Wongkai Mitra mengatakan bahwa agenda belajar siswa di rumah berjalan dengan baik.
Bahkan menurutnya, kebijakan ini membawa dampak positif bagi kedekatan orang tua dan anak, serta para guru yang terus memantau jalannya belajar mandiri ini.
“Selain kegiatan belajar yang berjalan baik, dampak lain dari kebijakan ini ternyata membawa kedekatan orang tua dengan anaknya, bahkan dengan kami para guru. Tentunya ini juga tak lepas dari dukungan orang tua yang bersedia menjadi guru bagi anaknya,” ungkapnya, Jumat (20/3/2020).
Hal ini menurutnya, membuat pihaknya sebagai guru terus bersemangat untuk memberikan perhatian dan bimbingan bagi siswa dalam belajar.
“Dengan adanya dukungan para orang tua maka menjadi lebih mudah dan menambah sangat kami dalam memberikan bimbingan belajar. Paling penting disini bukan apa yang kami dapatkan, tapi bagaimana kami mampu membagikan apa yang di miliki bagi orang di sekitar kami,” ujar Ervina Wahongan.
Bahkan menurutnya, kendala jarak dengan para siswa yang berada di rumah tidak menjadi batasan bagi dirinya bersama dengan rekan lainya dalam memberikan bimbingan belajar.
“Kami tetap berkomunikasi dengan orang tua murid dan memberikan bahan belajar bagi siswa melalui aplikasi media sosial, serta mengenalkan aplikasi Ruang Guru yang juga bisa dipakai untuk belajar mandiri di rumah,” pungkas Ervina Wahongan.
Kendati demikian, dirinya sangat berharap agar situasi saat ini dapat segera dilewati sehingga semuanya dapat kembali beraktifitas seperti biasa.
Di lain pihak, Marlina Kolinug salah satu orang tua murid sangat mengapresiasi perhatian pemerintah, sekolah, terlebih para guru yang terus mengawasi pengembangan anak dalam proses belajar mandiri di rumah.
“Tentunya kami sangat mengapresiasi bantuan belajar yang diberikan bagi anak kami. Kami juga siap mendukungnya karena dengan demikian, kami bisa melihat langsung perkembangan anak kami dalam belajar,” tutup Marlina Kolinug. (*/Jul)













