Sadzily : Janggal Putusan MA terhadap Sitaan Fist Travel

0
53

Jakarta, SULUTREVIEW

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Sadzily mengatakan aneh dan jangggal barang sitaan pada kasus Fist Travel milik negara. Karna Negara tak dirugikan, dengan proses yang terjadi.

“tidak ada negara sepeserpun dirugikan dari proses yang terjadi akibat dari kasus Fist Travel,” tegasnya dalam diskusi bertema “Ideal Aset Fist Travel Disita Negara?” di Media Center MPR/DPR RI, Gedung Nusantara  Parlemen, Senayan, Kamis(21/11/2019).

Malah, lanjutnya kasus tersebut merupakan kelalaian negara  terhadap praktek penyelenggaraan umroh yang seharusnya negara hadir  memberikan proteksi terhadap calon jemaah umroh yang ingin menunaikan ibadah Umroh itu.

“Negara lalai terhadap korban Fist Travel, karena proses pengawasan dan pemantauan terhadap penyelenggara ibadah umroh terhadap travel-travel seperti Fist Travel itu, negara seperti cuci tangan, terus terang saja,” tandasnya.

Dikatakannya kasus tersebut karna ketidakmampuan negara memantau, mengawasi dan melakukan apa namanya upaya untuk memberikan perlindungan terhadap para warga negara Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh.

Makanya di komisi VIII beberapa kali sebetulnya memanggil Kementerian Agama dan bahkan waktu itu belum ada aturan secara khusus terkait dengan penyelenggaraan ibadah Umroh,  termasuk Fist Travel  atua travel-travel  yang menyelenggarakan ibadah umroh.

Saat itu, kata politisi Golkar itu, hampir sebagian besar dari penyelenggara ibadah umroh itu travelnya menarik dana dari masyarakat, tanpa dikontrol sedemikian rupa, tentang bagaimana audit keuangan dari setiap  penyelenggara travel tersebut.

Sehingga keanehan ini membuat kami, merupakan sesuatu yang  perlu di carikan solusi.

“Saya tidak tahu solusi hukum seperti apa,” katanya seraya menambahkan sitaan yang diambil oleh negara perlu diluruskan dan perlu dikelola dengan baik aset-asetnya itu.

“saya berkeyakinan dari aset-aset tersebut belum tentu akan mampu untuk memenuhi sejumlah kerugian yang di dapatkan oleh para korban tersebut. Kalau ga salah hampir satu Trilyun yang disetorkan, jadi besar sekal,” kuncinya.(rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here