PPP Muktamar Jakarta Jalankan Amanah Umat dan Kader

PPP Muktamar Jakarta Jalankan Amanah Umat dan Kader

Jakarta, SULUTREVIEW

Perlehatan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) III Partai Persatuan Pembangunan sudah selesai dan berjalan dengan baik dihadiri 34  DPW se – Indonesia. Menghasilkan butir butir  ketetapan hasil Mukernas.

Lukman Hakiem sebagai orang yang memilih  PPP sejak Pemilu 1977, mengapresiasi pelaksanaan Mukernas yang mengusung kembali tema islah (rekonsiliasi) untuk mengembalikan marwah PPP. “Sejak munculnya konflik PPP, saya tidak pernah bosan menyerukan islah,” ujarnya seraya menambahkan bahwa dirinya juga menyerukan satu muktamar untuk satu PPP katanya dalam keterangan tertulis, Selasa(19/11/2018)

Bagi Staf Khusus Wakil Presiden Hamzah Haz (2001-2004) itu, meskipun pemerintah hanya mengakui PPP pimpinan Romahurmuzi, di lapangan masih ditemui kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta. “Belakangan malah muncul PPP Khittah,” katanya lagi. Oleh karena itu, dia berharap agar dikukuhkannya pengacara  Dr. Humphrey Djemat sebagai Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta meneruskan estafet kepemimpinan Djan Faridz yang mengundurkan diri, dapat memberi angin segar bagi keutuhan kembali PPP. “Ini memang tugas yang tidak ringan, tetapi harus tetap dikerjakan. Saya berharap, Pak Humphrey konsisten pada jalan islah yang penuh dengan onak dan duri itu,” ujarnya.

Mengenai keputusan Mukernas mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Lukman menyampaikan kegembiraannya karena Mukernas telah berpihak kepada hasil Ijtima Alim Ulama. “Sebagai partai warisan ulama, sudah seharusnya PPP mengikuti petunjuk para ulama.”
Keputusan Mukernas dinilainya telah mewadahi aspirasi kader dan umat Islam. Lukman melihat hasil Mukernas itu sebagai perubahan haluan politik PPP Muktamar Jakarta yang sangat signifikan dan menggembirakan.

“Semoga dengan hasil Mukernas itu, martabat partai warisan ulama ini kembali tegak,” ujar penulis buku mengenai pejuang Muslim yang mengaku sebagai kader PPP dirinya tidak aktif di dalam kepengurusan PPP yang manapun. “Bagi saya, PPP Romahurmuzi, PPP Humphrey Djemat, atau PPP Khittah; semuanya adalah PPP,” katanya sambil menambahkan, “bahwa pemerintah hanya mengakui salah satu, itu soal lain.”

Pada kesempatan lain, Mimin Austiana Wasekjend DPP PPP yang pada acara Mukernas lalu bertindak sebagai panitia sungguh bergembira atas rekomendasi yang dihasilkan mendapat respon yang luar biasa dari para kader dan umat islam. “Saya sampai meneteskan air mata”, pungkasnya karena banyak sekali wa dan komen dilaman medsos yang menyambut baik. Bahkan video saat pembacaan hasil Mukernas oleh Ketua Umum yang ada di medsos ditonton puluhan ribu kali. “Subhanallah, sekali lagi umat dan kader menanti ini”, lirih Ibu yang juga aktif di Muslimat NU dan mengajar di beberapa perguruan.(rizal)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply