Swiss-Belhotel Maleosan Pertahankan Kuliner Otentik Manado

Manado, SULUTREVIEW

Sebagai new comer di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, tak lantas membuat General Manager Swiss-Belhotel Maleosan Faisal Tranggono melakukan perombakan drastis di bidang kuliner.

Justru dengan kapasitasnya yang mumpuni di bidang Food and Baverage, Tranggono berupaya untuk mempertahankan kuliner yang sudah ada sebelumnya.

Bagi Tranggono, kuliner yang disajikan di Swiss-Belhotel Maleosan sudah dikenal dan diakui publik konsumen sebagai kuliner yang memiliki cita rasa tersendiri. Bahkan tak mampu disaingi oleh hotel lainnya.

GM Swiss-belhotel Faisal Tranggono.

“Karena itu, saya tetap mempertahankan menu yang ada. Kalau pun melakukan perubahan nakun tetap fokus pada food otentik. Contohnya saja, menu ikan cakalang yang lebih pas dengan rasa pedas. Itu akan tetap dibuat seperti sebelumnya, hanya kemasan dan cara penyajian yang dibuat berbeda. Misalnya saja, dimasak dengan aluminum foil kemudian di bake dan disajikan panas. Pasti akan menghasilkan sensasi rasa yang tak dapat dilupakan,” ungkap Tranggono menjawab wartawan, Senin (25/6/2018).

Bagi Tranggono, menu yang disajikan di
Swiss-Belhotel Maleosan sebagian besar merupakan menu daerah dengan tampilan berkelas.

“Hal itu sebagai upaya untuk menjamu tamu-tamu yang datang dengan sajian food otentik. Karena melalui makananlah daerah dikenal,” tukasnya.

Uniknya, Swiss-Belhotel Maleosan berhasil meramu sajian istimewa daging sapi bumbu rintek wuuk (RW). Alhasil menu ini banyak mendapat apresiasi karena memiliki cita rasa padat rempah kering maupun segar.

Bagi tamu yang datang, tak lengkap jika belum mencicip dan menikmatinya. “Sajian ini khusus untuk tamu Swiss-Belhotel Maleosan,” kata Tranggono.

Diketahui, menu kuliner Swiss-Belhotel Maleosan kaya akan kreativitas mulai dari appetizer, main course hingga dessert. (hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *