PLN Suluttenggo Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Idul Fitri

Manado, SULUTREVIEW

PT PLN Wilayah Suluttenggo memastikan bahwa pasokan listrik selama Idul Fitri 1439 Hijriah dalam kondisi aman, bahkan surplus. Oleh sebab itu di momen hari besar keagamaan ini, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkannya.

Menurut Manager Area Pengatur Distribusi (APD) Suluttenggo MX Wahyu Catur Prasetyo, jaringan sistem tenaga listrik 20 KV yang memasok energi listrik di sejumlah area, yakni Manado dan Kotamobagu dilakukan secara terus menerus. Bahkan disupervisi dan dimonitor oleh pelaksana piket dispatcher area pengatur distribusi.

“Kontinuitas penyaluran tenaga listrik akan dijaga secara optimal dengan meminimalkan kegiatan pekeriaan terencana pada periode 1 Juni hingga 23 Juni 2018 kecuali untuk perbaikan karena adanya kerusakan atau gangguan pada sarana penyaluran sistem tenaga listrik. Berikut piket posko khusus dari Kantor Wilayah, APD Suluttenggo, Area Manado, Area Kotamobagu dan Area Gorontalo,” bebernya kepada wartawan, Jumat (8/6/2018).

Lanjut kata Wahyu, pasokan atau distribusi ketenagalistrikan APD Suluttenggo mengupayakan penyediaan tenaga listrik di tempat-tempat kegiatan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2018 dapat  terpenuhi. Khususnya lokasi ibadah, yakni di lapangan terbuka. Ditambah dengan 350 petugas yang siap bekerja sepenuh waktu.

“Kami juga menyiapkan genset yang disediakan oleh panitia maupun pihak penyelenggara dan PLN dengan kapasitas cukup,” katanya sambil menambahkan, selama Idul Fitri, PLN akan siaga dan tidak ada pemeliharaan jaringan.

“Kecuali ada travo meledak, mobil tabrak tiang listrik atau binatang yang masuk di jaringan, maka akan ada tindakan langsung. Berikut posko terpadu, di situ ada sistem. Dengan demikian piket posko bisa melihat kondisi sistem secara keseluruhan karena terkoneksi dengan aplikasi terpadu,” tandasnya.

“Karena itu kepada pihak penyelenggara jangan segan-segan untuk menyampaikan ke PLN lokasi mana yang akan dimanfaatkan untuk sholat Ied,” ujarnya.

Diketahui, kapsitas pemakaian listrik selang Idul Fitri, dipastikan surplus sebesar 38.543 megawatt (MW). Bahkan dengan adanya libur dan cuti bersama, penggunaan listrik akan mengalami penurunan. Pasalnya perkantoran tidak melakukan aktivitas seperti biasanya.

“Penggunaan listrik pada Idul Fitri akan turun. Di mana beban puncak sebesar 311.516 MW. Dengan demikian listrik akan surplus sebesae 106.284 MW,” ungkap Wahyu.

Menariknya untuk memastikan rayon-rayon siap mengamankan Idul Fitri, Deputi Manager Hukum dan Humas Jantje Rau turun langsung memastikan di lapangan. Antara lain dengan memantau PLN Rayon Manado Utara, PLN Rayon Airmadidi Minahasa Utara, PLN Rayon Bitung.

“Menjadi komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Khususnya di momen Idul Fitri ini dapat merayakan sukacita iman tanpa ada gangguan pemadaman listrik,” kata Rau.

“Kami juga memastikan keamanan ketenagalistrikan di wilayah  penduduk Muslim, seperti Manado Utara, Airmadidi dan Bitung,” sebut Rau.

Lebih jauh, Manager PLN Rayon Manado Utara Stenly Mangerongkonda, bahwa pihaknya telah menyiapkan gelar pasukan dan posko siaga untuk menjaga pasokan listrik selama Idul Fitri 2018.

“Kami akan meminimalisasi gangguan. Kita juga siapkan posko siaga, pengawas, alat kerja pengaman diri. Semuanya dalam upaya penormalan listrik,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Supervisor Teknik PLN Rayon Airmadidi, Febrianto Utomo, pihaknya siap mengakomodir 36 masjid.

“Petugas piket kami siap melayani  masyarakat satu kali 24 jam. Bahkan sampai di kusu-kusu. Ada 9 orang petugas, dan 47 berkaitan dengan teknis,” tukasnya sembari menambahkan kesiapan gelar pasukan hingga material, perlengkapan.

Senada juga disampaikan PLN Rayon Bitung, Rayki Limpong yang menyatakan hahwa di lokasinya terdapat tujuh posko yang akan memantau distribusi listrik dalam keadaan baik.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *