BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut Siapkan Rp4,1 Triliun Hadapi Transaksi Idul Fitri 2026

Pemimpin Wilayah BNI Suluttenggomalut Didi Suprijanto (tengah) bersama jajaran. Foto:Hilda

Manado, Sulutreview.com – Menjelang pelaksanaan libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah 11 Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) telah menyiapkan kebutuhan dana tunai sebesar Rp4,1 triliun guna memastikan kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.

Pemimpin Wilayah BNI Suluttenggomalut Didi Suprijanto menjelaskan, adanya peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat menjelang hari raya menjadi perhatian utama pihaknya. Karena itu, berbagai langkah strategis telah dipersiapkan untuk menjaga kelancaran layanan perbankan akan kebutuhan uang tunai.

“Kami memastikan bahwa seluruh layanan BNI siap melayani kebutuhan transaksi nasabah selama periode libur panjang Idul Fitri. Selain itu, kami memastikan ketersediaan uang tunai di jaringan ATM dan CRM,” ujar Didi di Kantor BNI Wilayah 11 Manado, pada Senin (9/3/2026).

BNI Wilayah 11, menurut Didi, juga siap mengoptimalkan layanan digital seperti wondr, BNI Direct, Internet Banking serta Agen46 agar masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan mudah, cepat, dan aman.

Sesuai rincian, dana tunai sebesar Rp4,1 triliun tersebut akan didistribusikan ke empat provinsi dalam wilayah kerja BNI Suluttenggomalut. Untuk Sulawesi Utara dialokasikan sebesar Rp1,5 triliun, Gorontalo Rp482 miliar, Sulawesi Tengah Rp1,3 triliun, serta Maluku Utara sebesar Rp739 miliar.

Selain ketersediaan uang tunai, BNI juga menyiapkan dana sebesar Rp950 miliar untuk pengisian jaringan ATM dan Cash Recycle Machine (CRM). Langkah ini dilakukan guna memastikan nasabah tetap dapat melakukan transaksi tunai dengan lancar selama periode libur panjang.

Didi menambahkan, BNI juga memperkuat pengawasan sistem operasional serta melakukan koordinasi dengan berbagai unit kerja untuk mengantisipasi lonjakan transaksi yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri.

“Kami juga melakukan penguatan monitoring terhadap sistem operasional serta kesiapan jaringan layanan agar transaksi seperti penarikan tunai, transfer, pembayaran hingga pembelian berbagai kebutuhan masyarakat dapat berjalan lancar,” katanya.

Selain itu, BNI akan membuka layanan operasional secara terbatas pada 20 dan 23 Maret 2026 untuk memberikan kemudahan bagi nasabah yang membutuhkan layanan langsung di kantor cabang.

Di sisi lain, BNI juga menyediakan layanan tukar uang antarbank guna membantu masyarakat memperoleh uang pecahan baru selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Didi mengimbau masyarakat dan nasabah untuk lebih memanfaatkan layanan digital BNI dalam melakukan transaksi, sehingga dapat menghindari antrean di kantor layanan selama masa libur.

“Dengan berbagai persiapan ini, kami berharap masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan nyaman dan aktivitas ekonomi selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Didi turut didampingi oleh jajaran pimpinan wilayah dan kepala departemen, antara lain Wakil Pemimpin Wilayah Jodhy Aditya Wardana, Area Head Jonathan Lapian dan Steve Darjono, serta jajaran Department Head seperti Achmad Amri Ichsan, Henky Caroles, Lalu Hidayat, dan Lidya Amelya Lasut.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *