Donasi Sukarela Pegawai PLN Terangi Bolmong

Kotamobagu, Sulutreview.com — Cahaya harapan kini hadir di SDN Oboy, Desa Ponompiaan, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow. Berkat kepedulian dan donasi sukarela para pegawai PLN, sekolah ini akhirnya menikmati aliran listrik yang layak melalui Program Light Up The Dream (LUTD), Rabu (20/08).

Program LUTD bukan sekadar penyambungan listrik gratis, lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata kepedulian insan PLN untuk menghadirkan terang bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di dunia pendidikan.

Hadirnya listrik, SDN Oboy kini dapat menjalankan proses belajar-mengajar dengan lebih nyaman, mulai dari penggunaan peralatan pembelajaran hingga kegiatan administrasi sekolah yang sebelumnya terhambat akibat keterbatasan energi.

Manager PLN UP3 Kotamobagu, Hengky Purbo Lesmono, mengungkapkan bahwa dukungan ini lahir dari keinginan besar para pegawai PLN untuk berbagi.

“Kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga soal kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk maju. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan sekolah dan anak-anak kita bisa belajar lebih baik, karena terang adalah jalan menuju masa depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menegaskan bahwa listrik memiliki peran vital dalam pembangunan.

“Listrik bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Dengan memberikan listrik gratis kepada sekolah, kami berharap dapat menerangi masa depan anak-anak Indonesia—membantu mereka belajar lebih nyaman dan membuka akses ke lebih banyak pengetahuan,” tuturnya.

Bagi SDN Oboy, hadirnya listrik berarti harapan baru. Guru dapat mengajar dengan lebih optimal, siswa bisa belajar dengan lebih semangat, dan sekolah kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

Selain bermanfaat langsung, kegiatan LUTD ini menjadi simbol kuat komitmen PLN dalam mendukung pembangunan manusia di daerah. Satu sambungan listrik mungkin terlihat sederhana, namun bagi anak-anak di SDN Oboy, itu adalah secercah terang yang membuka jalan menuju mimpi-mimpi mereka.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *