Klaten, Sulutreview.com – Peran koperasi desa semakin strategis dalam perluasan layanan kelistrikan di Tanah Air. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa koperasi desa kini menjadi mitra penting bagi PLN dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat paling bawah, terutama melalui integrasi layanan Payment Point Online Bank (PPOB).
Melalui sistem PPOB, masyarakat di desa dan kelurahan tidak perlu lagi jauh-jauh menuju kantor layanan PLN. Transaksi kelistrikan, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token prabayar, hingga layanan administrasi, kini dapat dilakukan lebih mudah melalui koperasi yang telah terintegrasi dengan ekosistem PLN.
Darmawan menilai langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus mendorong pemerataan akses energi. Dengan memperkuat peran koperasi, PLN berharap layanan kelistrikan semakin inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan mengintegrasikan layanan PPOB koperasi ke dalam ekosistem PLN, kami optimis dapat menciptakan multiplier effect yang positif, baik bagi masyarakat maupun koperasi itu sendiri. Kami juga siap mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui suplai listrik yang andal,” ujar Darmawan.
Program ini disebut mampu mendorong aktivitas ekonomi di desa, memberikan pemasukan tambahan bagi koperasi, sekaligus mendekatkan layanan listrik kepada masyarakat. Dengan suplai listrik yang stabil dan kemudahan akses transaksi, diharapkan kegiatan produktif di tingkat desa dapat semakin berkembang.
Integrasi layanan PPOB ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat digitalisasi layanan serta meningkatkan kepuasan pelanggan di seluruh daerah Indonesia. Melalui kolaborasi dengan koperasi desa, PLN menegaskan visinya untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat.(hilda)













