Mitra, Sulutreview – Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, menekankan pentingnya disiplin ASN dan kinerja setelah cuti bersama Idul Fitri. Hal ini disampaikannya dalam apel perdana pasca cuti bersama yang digelar di Halaman Satpol PP, (10/04/2025).
Bupati Kandoli mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan disiplin kerja dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Hari ini batas pemasukan RKPD, harus diselesaikan dan tidak ada yang terlewat,” tegas Bupati Kandoli.
Ia juga menekankan pentingnya proaktivitas dalam menyiapkan data dan informasi yang diperlukan oleh BPK saat melakukan pemeriksaan secara terperinci.
Bupati Kandoli mengakui terjadi peningkatan disiplin kerja ASN di Kabupaten Minahasa Tenggara. Namun, ia juga mengungkapkan temuan manipulasi data kehadiran melalui aplikasi yang dibackup dengan kehadiran manual.
“Setelah dievaluasi dan dilakukan pencocokan, ternyata masih ada yang memanipulasi GPS dan foto. Tidak berada di tempat tapi dianggap hadir,” ungkap Bupati Kandoli. “Sebanyak 506 pegawai terindikasi memanipulasi GPS dan foto.”
Bupati Kandoli menekankan bahwa hal ini harus diperbaiki dan tidak terulang lagi. “TPP bulan berjalan tidak akan terbayarkan jika didapati masih ada hal-hal seperti ini yang terjadi di masa yang akan datang,” tegasnya.
Bupati Kandoli juga menyatakan bahwa pegawai yang terindikasi memanipulasi data akan diblokir sampai ada surat pernyataan bahwa mereka tidak akan melakukan hal yang sama lagi.
“Saya tidak mau yang rajin jadi malas dan yang malas tambah malas,” tegas Bupati Kandoli. (***)













