Mitra, Sulutreview – Tekad kuat untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh siswa di Kabupaten Minahasa Tenggara terus digaungkan oleh Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda. Salah satu program unggulannya adalah mewujudkan pendidikan berbasis digital, yang diwujudkan dengan menjangkau seluruh sekolah, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan belum memiliki akses internet, atau yang dikenal dengan istilah “blank spot”.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara, di bawah kepemimpinan Sarah Kindangen. Kadis Kindangen menekankan bahwa kesenjangan akses internet harus diatasi agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pembelajaran digital.
“Kita tidak bisa membiarkan siswa di daerah terpencil tertinggal dalam era digital ini,” tegas Kadis Kindangen, Rabu 26 Maret 2025. “Program pendidikan berbasis digital ini akan menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih mimpi dan meraih masa depan yang lebih cerah.” ujar dia.
Untuk mewujudkannya, Dinas Pendidikan telah menyiapkan strategi yang matang. Kadis Kindangen menyatakan bahwa sekolah-sekolah yang belum memiliki akses internet akan segera mendapatkan fasilitas Starlink, sebuah teknologi satelit internet yang mampu menjangkau daerah terpencil. “Kami menjamin bahwa sebelum tahun ajaran baru, seluruh sekolah di Minahasa Tenggara akan terkoneksi dengan internet melalui Starlink,” ucapnya.
Ia pun berharap, dengan langkah ini mampu menjembatani kesenjangan akses terhadap pendidikan dan membuka peluang baru bagi siswa di Minahasa Tenggara. Dengan akses internet yang memadai, para siswa dapat mengakses materi pembelajaran yang lebih beragam, berkolaborasi dengan siswa di daerah lain, dan mengikuti program-program pembelajaran online yang inovatif.
“Program pendidikan berbasis digital di Kabupaten Minahasa Tenggara menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi seluruh warganya. Tentunya kami berharap, program ini akan melahirkan generasi muda yang tangguh, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tandasnya. (***)













