Steven Kandouw : Road Map Layanan Kesehatan di Sulut Sudah Tepat

Wagub Steven OE Kandouw saat membuka layanan kesehatan di Mantos Manado. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Layanan kesehatan di Sulawesi Utara (Sulut) memang belum sempurna, namun berdasarkan road map sudah benar dan tepat.

“Kalau saya katakan pelayanan kesehatan di Sulut sempurna saya salah. Tetapi yang bisa saya sampaikan, layanan kesehatan sudah on the track. Sudah betul sudah tepat road map peningkatan pelayanan kesehatan kita,” ungkap Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw saat hadir di Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi Sulut dan Festival Sulut Sehat di Atrium Mantos Tiga Manado, Senin (22/07/2024).

Menurut Kandouw, sejalan dengan tag line Indonesia sehat yang sudah di depan mata, Sulut sudah berikhtiar untuk mewujudkannya.

“Layanan kesehatan di Sulut saat ini, menurut hemat saya adalah momentum yang baik untuk kita konsolidasi bersama lagi untuk melihat bagaimana capaian-capaian program kesehatan kita,” tukasnya.

Kalau dari segi infrastruktur kesehatan, sambung Kandouw, Sulut telah menjadi role model provinsi lainnya di Indonesia. Bahkan pembangunan infrastruktur yang memanfaatkan dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Itu jadi salah satu contoh. Karena pinjaman yang kita ambil ini tidak sampai empat tahun, output dan outcome-nya sudah jelas. Saya yakin akan semakin mantap koordinasi dan daya ungkit melalui sebuah aspek pelayanan kesehatan di Sulut sudah semakin besar,” sebutnya sembari menambahkan bahwa peningkatan kesehatan, yakni spektrum kesehatan kalau dikelola dengan baik koordinasi dengan baik, maka manfaatnya banyak.

“Termasuk manfaat ekonomis PAD buat pemerintah juga ada. Kita harus pintar-pintar mengatur supaya seiring antara pelayanan kepada masyarakat dan profit center. Puji Tuhan semua berjalan dengan baik, bahkan dengan semakin kuatnya kerja sama kita baik horisontal maupun vertikal antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi maupun pusat. Saya yakin Sulut akan menjadi kiblat kesehatah di Indonesia Timur,” tandasnya.

Didukung infrastruktur dan SDM, kata Kandouw Sulut harus tetap berusaha untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Rasa-rasanya Sulut is the part in Indonesia. Harapan saya, jangan jemu-jemu untuk berikhtiar, berupaya dan berusaha. Konsep keroyokan atau gotong royong diperlukan koordinasi pentahelix harus kita upayakan untuk mewujudkan masyarakat Sulut yang sehat,” ungkapnya.

“Selamat kepada komunitas kesehatan Sulut yang melaksanakan program kesehatan di Sulut. Mari kita jadikan sebagai ajang bertransfornasi hal-hal yang masih kurang kita sempurnakan dan kita lengkapi. Yang penting tekad, ikhtiar komitmen kita semua untuk mewujudkan cita cita pelayanan kesehatan yang baik,” pungkasnya.

Turut hadir, Forkopimda Sulut, Kepala BNN Sulut, Bupati Minsel Franky Wongkar, Kanwil Agama Sulut dan undangan.(Advertorial Kominfo Sulut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *