Jakarta, Sulutreview.com – Event spektakuler Pasar Malam bertema ‘Marijo Torang Pigi Pasar Malam Sulawesi Utara’ sukses digelar
di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 20-21 Juli 2024.
Masyarakat, khususnya warga Kawanua tumpah ruah menyambut kegiatan yang sarat dengan budaya Sulawesi Utara. Hal itu
terlihat dari banyaknya antrean di loket penukaran tiket.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey sampai kesulitan dan terjebak kemacetan untuk bisa tiba di lokasi Pasar Malam.

“Saya datang dari Plaza Senayan itu dua jam sampai bisa ke sini, jalan macet penuh hiruk pikuk keramaian. Dan ternyata benar suasananya ramai sekali,” ucap Olly saat mengunjungi Pasar Malam Sulawesi Utara, pada Sabtu malam (20/07/2024).
Olly menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada penyelenggara, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sulut, yang telah mempersiapkan agenda yang intinya adalah untuk mempromosikan Sulut. Di mana acara ini menjadi momen istimewa bagi warga Sulut dan Manado yang sangat merindukan suasana kampung halaman khususnya di tengah keramaian ibu kota.

“Sejak Manado menjadi tempat tujuan wisata, banyak masyarakat Manado yang belum sempat melihat perubahan di Manado sepuluh tahun ini. Untuk itu, kami memulai memperkenalkan, supaya masyarakat Manado yang sudah lama tidak pulang ke Manado tertarik untuk melihat perubahan di Manado,” ujar Bendahara Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini.
Olly juga menjelaskan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang, sekaligus Hari Ulang Tahun Kota Manado.
“Juga untuk menyambut HUT Provinsi Sulawesi Utara 23 September. Jadi ini menjadi kesempatan kami untuk memanfaatkan dan memperkenalkan budaya Sulawesi Utara di tengah-tengah hiruk pikuk Kota Jakarta,” ujarnya.

Tidak hanya warga Sulut dan Manado saja yang mengunjungi acara ini. Banyak juga warga Jakarta dan daerah lainnya yang datang untuk menikmati sajian kuliner yang ada di Pasar Malam ini. “Semboyan Marijo Torang ke Manado terus kami gaungkan di acara ini, agar orang-orang dapat mengenal Manado sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat dikunjungi,” kata Olly.
Sejumlah warga Manado yang tinggal di Jakarta, mengaku sangat senang sekali ada Pasar Malam Sulawesi Utara. Karena bisa menikmati kuliner asli Manado.

“Kulinernya komplit, dua hari saya ke sini, untuk dapat menikmati kue Cucur Manado, yang beda dengan Cucur Manado yang dibuat di Jakarta. Saya sudah dua tahun tidak pulang kampung,” kata Siska salah satu Kawanua.
Diketahui, acara Pasar Malam sekaligus juga merupakan rangkaian tradisi “Pengucapan Syukur” yang saat ini digelar di sejumlah daerah di Provinsi Sulut.
Secara emosional tradisi tersebut, begitu melekat bagi warga Kawanua yang ada di Bumi Nyiur Melambai untuk mensyukuri berkat dari Tuhan.
Namun dengan digelarnya acara Pasar Malam, maka warga Kawanua yang berada di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) bisa ikut merasakan nuansa pengucapan syukur di Jakarta.

Acara ini, terselenggara atas kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan Narasi TV Pimpinan Najwa Shihab.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan event ini bisa menjadi bagian pengucapan syukur bagi warga kawanua yang berada di Jakarta, yang belum sempat untuk pulang ke kampung halaman.
Selain bisa kumpul bersama warga Sulut di Jakarta dan sekitarnya, banyak kegiatan termasuk atraksi budaya daerah.(Advertorial Kominfo Sulut)













