Mitra, Sulutreview – Akses jalan penghubung antara Desa Pangu dan Desa Wongkai, serta Desa Wioi Timur, terisolasi akibat longsor yang menutupi jalannya.
Seluruh kendaraan, mulai dari roda dua hingga kendaraan roda empat, tidak dapat melewatinya. Material tanah dan pohon kayu menimbun jalan di beberapa titik longsor, sehingga Desa Wongkai Raya benar-benar terisolasi.
Hukum Tua Desa Wongkai Satu Eiler Antou, mengakui adanya longsor dan menyebutkan bahwa jalan penghubung antara Desa Pangu Wongkai, Desa Wongkai-Atep, dan Wongkai -Wiau benar-benar terputus.
Semua akses jalan menuju Desa Wongkai Raya tertutup material tanah dan pohon kayu, sehingga masyarakat saat ini terisolasi.
Adapun untuk membuka jalan yang tertutup saat ini terlalu parah. Oleh karena itu, dibutuhkan ekskavator untuk mengangkat serpihan kayu dan tanah yang menutupi jalan penghubung.
Kepala Kecamatan Ratahan Timur, Franky Ngongoloy ST, menyatakan bahwa hari itu Kecamatan Ratim akan melakukan kerja bakti membersihkan material yang ada di jalan penghubung ketiga desa yang tertimpa bencana longsor, yakni Desa Wongkai Satu, Desa Wongkai, dan Desa Wioi Timur.
Ngongoloy berharap bahwa pemerintah Kabupaten, terutama dinas PUPR, dapat membantu dalam memberikan ekskavator untuk mengatasi dan membersihkan badan jalan agar dapat menyokong upaya kerja bakti tersebut. (***)













