Bolmong, Sulutreview.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven OE Kandouw menyerahkan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sekaligus memberikan pengarahan kepada kepala SMA/SMK guru se wilayah Bolmong, Kotamobagu dan Boltim, pada Sabtu (21/10/2023).
Wagub mengatakan selamat bagi P3K yang menerima SK. “Kita semua harus bersyukur dan bangga mendapatkan status baru, dari Tenaga Harian Lepas (THL) naik menjadi P3K,” kata Kandouw.
Wagub berpesan status baru, bagaikan keping mata uang, satu sisi kehormatan dan kebanggaan, sisi lain tanggung jawab.
“Kita bersyukur berkat dan amanah ini harus pararel dengan tanggung jawab. Karena ini Anda salah satu bagian dari stakeholder pendidikan,” kata Kandouw.
Selain itu, Wagub menyebutkan P3K adalah salah satu penentu masa depan anak-anak di Bolmong Raya.
“Kalau menerima SK hari ini motivasi, visi dan komitmen harus jelas. Komitmen kita harus betul-betul dijunjung tinggi, harus ada profesionalisme. Karena torang yang ada disini menentukan nasib anak anak di Bolmong Raya,” kata Kandouw.
Wagub membeber status pejabat bupati dan wali kota, yang sekolahnya di Bolmong semua. “Jadi lulusan sekolah di Bolmong Raya bukan kaleng-kaleng. Ini bisa dibuktikan dengan menjadi pejabat wali kota dan bupati. Karena itu kita harus endorse,” katanya.
Menurut Wagub, setiap orang bisa pandai dan cerdas, tetapi harus tahu literasi keuangan. “Karena itu, manfaatkanlah dengan bijaksana. Semua butuh uang tapi jangan jadi hamba uang. Kita harus bisa mengelola keuangan, jangan pendapatan Rp3 juta tapi pengeluaran Rp3,5 juta. Harus berhikmat,” kata Kandouw.
Wagub juga berpesan kepada para guru dan kepala sekolah untuk sama-sama berkomitmen membangun pendidikan di Bumi Totabuan.
“Harus betul-betul diperhatikan, pendidikan harus diterapkan profesionalisme,”‘ujarnya.
Kepala sekolah yang diangkat, sambungnyanya, harus mampu. “Jangan karena fam sama terus diangkat. Ini berbahaya. Harus lihat track record dan prestasinya harus jelas. Karena kepala sekolah dituntut memiliki kompetensi. Jangan stel tahu,” pungkasnya.
Dihadiri Wali Kota Kotamobagu Arsipan Nani, Bupati Bolmong Limi Mokodompit, Bupati Boltim Sarifudin Lasena dan Kadis Pendidikan Provinsi Sulut Femmy Suluh.(eda)













