Keuntungan Sebagai Negara Non-Block, Worang : Diversifikasi Bukan Dedolarisasi

Presiden pertama RI, Soekarno. Foto : ist

SIKAP pemerintah Indonesia yang berprinsip non-block sejak Presiden pertama RI Soekarno, memberikan keuntungan pada perdagangan international.

Sebagaimana amatan, Jumat (05/05/2023) lalu, penjelasan yang diberikan oleh Gubernur Bank Indonesia yang menggunakan istilah diversifikasi untuk menggunakan mata uang selain dollar America dalam perdagangan atau bisnis international.

Frederik Worang mendukung komentar dari Gubernur Bank Indonesia saat memberikan keterangan soal fenomena dedolarisasi yg diisukan oleh media setelah terjadi kesepakatan lima negara Brazil, Russia, India, China & South Africa utk melepaskan dollar America ( dedolarisasi).

Worang menambahkan, Pemerintah Indonesia sangat rasional dalam menentukan kebijakan moneter dan perdagangan luar negeri.

Pemerintah Indonesia tidak berpihak pada satu kekuatan ekonomi dunia tapi berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia. Diversifikasi mata uang dalam perdagangan international tujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada satu mata uang yaitu dollar America.

Perlu diketahui walaupun China yang mempelopori dolarisasi, tapi China banyak membeli obligasi America dalam bentuk dollar America. Dan, perdagangan dunia saat ini masih didominasi dengan penggunaan dollar America.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *