Terdampak Pandemi, Pariwisata Sulut Lesu

Kepala BPS Provinsi Sulut, Asim Saputra. Foto : istimewa
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Pandemi Covid-19 telah berdampak di semua sektor termasuk kelangsungan pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut).

Hal itu ditandai dengan menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulut dari Januari hingga Agustus 2021 yang secara kumulatif mencapai 10.808 orang.

“Angka ini menurun dibandingkan jumlah wisman secara kumulatif sampai pada bulan Agustus di tahun 2020 yaitu 26.078 orang,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulut, Asim Saputra, Jumat (01/10/2021).

Wisman yang datang ke Sulut, yakni
melalui bandara Sam Ratulangi selang bulan Agustus 2021, tercatat sebanyak 5 orang.

“Wisman yang masuk adalah warga Philipina sebanyak 3 orang (60 persen) dan Amerika 2 orang (40 persen),” sebut Asim.

Jumlah kunjungan wisman yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk bandara Sam Ratulangi bulan Agustus 2021 sebanyak 5 orang menurun 99,28 persen dibanding bulan Juli 2021.

Jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020 Kunjungan Wisman ke Sulawesi Utara menurun sebesar 99,45 persen.

Untuk tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Utara bulan Agustus 2021 mencapai 27,36 persen menurun 6,09 poin (-18,21 persen) dibanding TPK bulan Juli 2021 yang sebesar 27,36 persen.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel berbintang bulan Agustus 2021 mencapai 1,64 hari menurun 0,26 poin dibanding bulan Juli 2021. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu asing (RLMT Asing) hotel berbintang bulan Juli 2021 mencapai 1,77 hari, menurun 2,55 poin dibanding bulan Juli 2021.(eda)

banner 300x250