Jamin Pasokan Listrik, PLN Beli Batu Bara Langsung dari Pemilik Tambang

IMG-20210818-WA0009

Jakarta, Sulutreview.com – PT PLN (Persero) menunjukkan konsistensinya untuk menjaga pasokan listrik andal demi kepentingan nasional.

Karenanya, guna meminimalisir berbagai risiko yang akan berdampak pada operasional, uatamanya ketersediaan energi primer, maka PLN melakukan mitigasi taktis dan strategis berjangka panjang.

Bacaan Lainnya

Berkaitan dengan kelangkaan batu bara di 6 bulan terakhir, yang disebabkan oleh sejumlah faktor seperti cuaca, disparitas harga yang tinggi di pasar internasional hingga pandemi Covid-19, menjadi fokus perhatian PLN.

Akan hal itu, PLN mengamankan pasokan batu bara, dengan menyiapkan digitalisasi atau early warning system, integrated system maupun kerja sama yang intens antara PLN dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selanjutnya, untuk implementasi alternatif pasokan melalui pembelian batu bara di pasar spot, optimasi distribusi pasokan, dan perbaikan pengelolaan logistik termasuk penjadwalan pengiriman juga terus dilakukan.

“PLN sangat berterima kasih atas langkah pemerintah yang memastikan kesinambungan dan keandalan pasokan batu bara demi sistem kelistrikan,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Diketahui, adanya krisis pasokan batu bara, PLN kembali fokus pada pembelian batu bara langsung dari perusahaan pemilik tambang. Juga menyiapkan perencanaan, guna pemenuhan kebutuhan batu bara setiap tahun, melalui kontrak jangka panjang.

“PLN bekerja sama langsung dengan pemilik tambang demi memastikan ketersediaan pasokan batu bara, demi kelangsungan pembangkit listrik PLN untuk jangka panjang,” sebut Agung.

Kerja sama langsung dengan penambang, sebut Agung memiliki keuntungan. Baik dari aspek kepastian produksi dan volume pasokan, sebagaimana saran untuk kontrak pembelian batu bara secara jangka panjang dengan dasar harga yang setiap tahunnya dievaluasi.

“Untuk memastikan security of supply, untuk jangka panjang dengan pemilik tambang yang memiliki spesifikasi sesuai kebutuhan PLN dan jumlah cadangannya besar merupakan opsi terbaik” tandasnya.

Sementara itu, ketersediaan batu bara untuk operasional pembangkit, PLN tetap berpegang pada regulasi yang ditetapkan pemerintah. Termasuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 255.K/30/MEM/2020 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri Tahun 2021 dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 139.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara.

“PLN terus berkoordinasi dengan Pemerintah, yang berkaitan dengan penyediaan batu bara demi keandalan pasokan listrik nasional,” ungkap Agung.

PLN mengapresiasi peran para pemasok batu bara yang telah berkomitmen bersama perseroan dalam menjaga kelistrikan nasional, terlebih di masa pandemi Covid-19.

“PLN berterima kasih dan tetap mengharapkan dukungan dari semua mitra pemasok yang telah mendukung PLN, dalam melayani kebutuhan energi listrik untuk seluruh masyarakat,” tuturnya.

PLN tetap optimistis dan percaya akan dukungan semua pihak, dalam menjamin kelangsungan dan keandalan pasokan listrik. Terlebih untuk memastikan kepentingan nasional dan kepentingan seluruh bangsa Indonesia.(srv)

banner 300x250