Protap Pemakaman Covid-19 Dikeluhkan, Pembangunan Lab PCR di Minsel Dipercepat

Lab PCR
IMG-20210818-WA0009

Amurang, Sulutreview.com — Banyaknya keluhan masyarakat soal pemakaman menggunakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, terhadap pasien yang hasil akhirnya tidak menyatakan terkonfirmasi Covid-19 diakui Pemerintah Daerah Kabupaten Minsel. “Iya memang benar ada banyak keluhan warga terkait hal itu,” tutur Kadis Kesehatan Minsel dr Edwin Schouten, kemarin.

Menurutnya, banyaknya keluhan warga karena masyarakat merasa dirugikan. Padahal memang sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah adalah jelas. Mengapa sampai pasien yang suspek atau probable. “Salah satu antisipasinya memang akan dipercepat pembangunan laboratorium PCR tersebut,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Laboratorium PCR akan sangat membantu masyarakat, di mana jika pasian yang suspek ketika meninggal maka akan bisa langsung di cek lab. Artinya, ketika pasien suspek meninggal dan langsung dicek di laboratorium PCR maka hasil akhirnya akan langsung diketahui.

Misalnya, jika hasil akhirnya ternyata negative maka pasien yang suspek tersebut juga bisa dimakamkan seperti biasa. Sebaliknya jika positif maka harus dikuburkan secara protab.

“Yang terjadi selama ini, ketika pasien suspek kemudian saat pemakaman menggunakan protab covid-19, hal tersebut yang sering dikeluhkan warga. Apalagi ketika hasil akhirnya adalah negatif kemudian sudah dikuburkan dengan cara Covid-19. Jadi memang salah satu jalan keluar adalah pembanguna laboratorim PCR dan tahun ini dikerjakan,” jelasnya.

Dengan adanya pembangunan laboratorium PCR ini Schouten berharap akan dapat membantu masyarakat yang ada di Minsel. Sehingga hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat tidak akan terjadi lagi. “Semoga secepatnya dibeli alat tersebut dan pelaksanaan pembangunan secepatnya dikerjakan,” sambungnya lagi.

Pengadaa alat Polimerase Chain Reaction (PCR) merupakan pemeriksaan dengan menggunakan teknologi amplifikasi asam nukleat virus, untuk mengetahui ada tidaknya virus / DNA virus, untuk memperkirakan jumlah virus dalam tubuh, untuk mengetahui jenis virus (genotipe atau subgenotipe) yang menginfeksi tubuh.(srv)

banner 300x250