Misteri Raibnya Rumah Panggung di Kayuwatu Akhirnya Terungkap

0
555

Lokasi rumah panggung milik Pemkot yang telah raib telah terungkap siapa pembelinya.

Bitung, Sulutreview.com-Kabar raibnya Rumah Panggung Milik Pemkot Bitung yang berdiri kokoh dan megah sejak era mantan Walikota Bitung Alm Hanny Sondakh yang berada di wilayah Stand Pameran Kayuwatu, Kairagi Kota Manado. Seakan menjadi misteri yang belum diketahui, kemana sebenarnya perginya rumah panggung tersebut.

Sebelumnya memang, tak hanya ramai dibicarakan di Media Sosial saja, akan tetapi hal ini pun membuat gendangan bunyian ciutan beberapa praktisi masyarakat dan hukum angkat suara akan kemana perginya. Rumah Panggung tersebut.

Sebelumnya, sebagaimana disampaikan oleh praktisi Hukum kondang Sulut, Michael Jacobus SH MH CLA, bahwa kalaupun Rumah Panggung itu telah dijual, tentu ada proses lelang yang benar-benar dilakukan oleh pihak Pemkot Bitung sesuai aturan Hukum yang berlaku.

“Akan tetapi, jika tidak. Tentu hal tersebut, patut ditelusuri oleh aparat Hukum Bitung,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.

Akan tetapi, kabar teranyar akan misteri raibnya Rumah Panggung milik Pemkot Bitung ini, akhirnya terungkap pada Jumat (06/11/2020).

Hal ini disampaikan langsung, oleh Kepala Bidang Aset Pemkot Bitung, David Rawung via WhatsApp yang secara jelas kepada sejumlah wartawan menyebutkan bahwa Rumah Panggung milik Pemkot di Kayuwatu pembelinya adalah Max J Lomban mantan Wali Kota Bitung yang saat ini sedang cuti.

Menurutnya, untuk mekanisme penjualannya, David menyatakan rumah panggung itu dijual langsung bukan melalui proses lelang.

“Melainkan penjualan dilakukan secara langsung. Dan itu dimungkinkan secara aturan,” aku David.

Soal berapa harga rumah panggung itu, David mengaku tidak ingat persis karena nilai jual ditentukan appraisal.

“Nanti saya cek data hasil appraisal, saya lagi di luar,” katanya.

Disingung apakah penjualan rumah panggung itu satu paket dengan paving block, ia menyatakan tidak dan pihaknya masih sementara menelusuri siapa yang mengambil aset itu.

“Paving sampe saat ini, kami masih cari. Karena informasi dari orang di sekitar lokasi, ada yang mengangkatnya dan ada saksi mata yang bilang tapi torang masih coba konfirmasi dengan yang melihatnya,” jelasnya.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here