Sulut Rukun, Pjs Gubernur Fatoni Puji Peran FKUB dan BKSAUA

0
152
Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni

Manado, Sulutreview.com – Toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bahkan daerah yang kondusif, tidak terlepas dari peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA).

“Situasi yang rukun, damai dan tentram yang tercipta di Sulawesi utara, tak lepas dari peran FKUB dan BKSUA,” ungkap Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni memberikan apresiasi dan pujian kepada tokoh lintas agama dalam kegiatan tatap muka dengan para tokoh agama (Presidium BKSAUA dan Pengurus FKUB Sulut) di Ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur, Jumat (9/10/2020).

Kerukunan umat beragama di Sulut telah diakui di Indonesia. Terbukti di setiap tahun Provinsi Sulut menjadi salah satu daerah yang paling toleran di Indonesia.

“Ini juga tentu tak lepas dari kerja keras dari para tokoh agama dan pemimpin agama yang juga sebagai panutan di masyarakat,” ujarnya.

Fatoni juga mengajak para tokoh agama mendukung dua agenda penting pada saat ini yaitu pilkada serentak pada 9 Desember 2020 dan penanganan Covid-19.

“Kepada para tokoh agama untuk dapat mengedukasi masyarakat dan dapat berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah pada bulan desember nanti dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” harapnya.

Fatoni berharap kepada tokoh agama untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan 4M untuk memutus mata rantai penularan dan pencegahan berkembangnya Covid-19.

“Mari kita bersama-sama dengan mengajak kepada seluruh umat dan masyarakat untuk tetap mensosialisasikan dan menerapkan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dalam pencegahan penularan Covid-19 ini,” tutupnya.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, perwakilan Kakanwil Kemenag Sulut, pengurus FKUB Sulut, presidium BKSUA Sulut dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here