Tugas Pertama Agus Fatoni, Kukuhkan Lima Pjs Bupati dan Wali Kota

0
318
Lima penjabat sementara saat dikukuhkan

Manado, Sulutreview.com – Setiba di Bumi Nyiur Melambai, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Dr Drs Agus Fatoni MSi, langsung menjalankan tugas pertamanya dengan mengukuhkan lima orang Pjs bupati dan wali kota, menggantikan posisi para petahana yang mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020.

Lima Pjs bupati dan wali kota yang dikukuhkan, yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang sebagai Pjs Walikota Bitung. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Praseno Hadi sebagai Pjs Bupati Bolsel.

Kepala Inspektorat Provinsi Meiki M Onibala sebagai Pjs Bupati Minsel. Kadis Kominfo dan Statistik Provinsi, Christiano Talumepa sebagai Pjs Bupati Boltim. Karo Umum Setdaprov Sulut, Clay June Dondokambey 2020 sebagai Pjs Bupati Minahasa Utara.

Kepada penjabat yang dikukuhkan, Fatoni menegaskan untuk totalitas dalam menciptakan pilkada damai, aman dan lancar. Bahkan tak kalah pentingnya, Fatoni mengingatkan akan penanganan Covid-19.

“Mari kita ciptakan pilkada dengan mengacu pada peraturan yang sudah ditetapkan, untuk bersama-sama menjaganya dengan Polri, TNI Kejaksaan, Satpol PP dan semua masyarakat,” ujarnya di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (26/9/2020).

Fatoni mengungkapkan agar semua aktivitas dilaksanakan secara virtual, tujuannya menghindari kerumunan. “Ini menjadi kewajiban kita dalam penanganan Covid-19. Kita harus melaksanakan 3 T dan 4 M,” ujarnya.

“Tes, tracing dan treatment harus kita usahakan sebanyak-banyaknya dengan kemampuan anggaran yang ada, akan kita maksimalkan. Kemudian, tracing juga kita lakukan terhadap orang-orang yang diduga terkonfirmasi Covid-19. Treatment kita lakukan terhadap penderita atau pun yang terkonfirmasi Covid-19,” sebutnya.

Oleh karena itu Gerakan Gebrak Masker, yang diikuti dengan gerakan pembagian masker harus kita lakukan dan sosialisasikan. Berikut pemakaian masker juga harus secara terus-menerus dilakukan karena masyarakat belum begitu paham pentingnya memakai masker.

“Ini untuk kesehatan diri sendiri maupun kesehatan orang lain. Oleh karena itu pejabat sementara bupati dan wali kota agar melakukan tiga hal tadi, yaitu 3T dan 4M,” sebutnya.

Bagi daerah yang belum ada tempat isolasi, Fatoni mengingatkan untuk dapat menyiapkannya. Karena untuk mengantisipasi dihutuhkan penanganan secara. Kepada yang sudah terkonfirmasi, agar tidak bercampur dengan keluarga maupun dengan pasangan.

“Bapak-bapak harus mengecek apakah di daerah sudah ada tempat isolasi. Kalau belum agar segera disiapkan. Kemudian terkait dengan memakai masker upayakan untuk bisa maksimal seluruh warga masyarakat agar disiplin dengan protokol Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun maupun dengan hand sanitizer, agar tangan selalu bersih.

Penjabat Gubernur Agus Fatoni saat memberikan keterangan pers

Selanjutnya, kata Fatoni, yaitu menjaga jarak, minimalisir pengumpulan masa bahkan di dalam peraturan KPU. Di situ terdapat tugas yang diberikan kepada pejabat sementara bupati/wali kota sampai dengan tanggal 5 Desember. Dan pada tanggal 6 Desember kepala daerah sudah aktif kembali.

“Mudah-mudahan bapak-bapak semua dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kuncinya.

Diketahui, kelima figur yang dipercaya sebagai penjabat cukup berpengalaman dalam mengelola organisasi pemerintahan.

Berikut profil penjabat yang dikukuhkan :

Christiano Talumepa

Dalam karir birokratnya, pernah memegang tanggung jawab sebagai Kepala Biro Hukum Setprov Sulut. Keahliannya menjawab dan menyelesaikan persoalan hukum yang terkait Pemprov Sulut membuat ia sangat diandalkan.

Penyandang magister ini pernah mendapatkan Kenaikan Pangkat Prestasi kerja luar biasa baiknya IV D tahun 2014 dan diuji oleh Tim BAKN Pusat yang terdiri dari Kepala BKN Pusat dan 5 orang pejabat eselon I Sestama dan Deputi, yang menyatakan sangat layak utk mendapatkan Kenaikan pangkat golongan IVD. Talumepa dalam perjalanan karirnya pernah dipercayakan sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Sekarang Talumepa masih mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kominfo Provinsi.

Praseno Hadi SE.Ak MM

Ketegasan dan ketelitian mantan auditor di BPKP ini berhasil menghentarkan Pemprov Sulut untuk pertama kali meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), opini tertinggi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam pengelolaan keuangan. Jabatan sebagai kepala perangkat daerah di bidang pengelolaan keuangan tak pernah lepas dari Pak Pras, begitu ia akrab disapa. Mulai dari Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi, Kepala Inspektorat Provinsi, kembali lagi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, kemudian sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Sulut sampai sekarang.

Drs Meiki M Onibala MSi

Ini kali kedua Onibala bakal kembali ke Minahasa Selatan, sebagai Pjs Bupati. Birokrat handal Pemprov Sulut ini telah berpengalaman memimpin di sejumlah tugas dimana ia dipercayakan, antara lain Sekwilcam Bitung Utara, Kadis LLAJ Kota Bitung, Kepala BKD Minsel, Sekdakab Mitra, Kepala Biro Pembangunan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Kesbang, hingga ‘meja’ Asisten I yang membidangi Pemerintahan dan Kesra Setprov Sulut pernah dijalaninya. Yang menarik, Onibala juga dua kali menjabat Kepala Inspektorat Provinsi.

Drs Edison Humiang MSi

Humiang yang sampai sekarang masih memegang jabatan sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Sulut ini merintis karir birokrat di Pemkot Bitung. Pada 2002-2003, Humiang dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung. Selanjutnya, mengemban amanah sebagai Asisten 3 Bidang Administrasi Umum di Sekretariat Kota Bitung, lalu dipercayakan lagi sebagai Asisten 4 yang membidangi Keuangan di Sekretariat Kota Bitung. Setelah Asisten 4, Humiang dipercaya lagi sebagai Asisten I yang membidangi Pemerintahan dan Kesra. Paripurna di hampir semua Keasistenan Sekretariat Kota Bitung, Humiang pun dipercayakan sebagai Sekretaris Kota Bitung. Humiang dikenal baik, berjiwa pengayom, dapat diandalkan dalam mengatur roda pemerintahan.

Clay J Dondokambey SSTP MAP

Birokrat muda ini selalu dikatakan aji mumpung karena semarga dan masih hubungan saudara dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Padahal jauh sebelum OD menjadi gubernur, jebolan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), sudah memulai karirnya di pemerintahan. Dan dalam melaksanakan pekerjaannya, selalu cermat dan bertanggungjawab hingga tugas dan pelayanannya berhasil diselesaikan dengan baik. Pernah menjabat sebagai Kasubag Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, kemudian Sekcam di Tondano Selatan, lalu Camat di Tombariri dan Mandolang.

Pria enerjik inipun berhasil membuktikan bahwa jabatan sebagai Kepala Biro Umum Setprov bukan jabatan yang ‘angker’ (baca: berat). Prinsipnya untuk tetap bekerja dengan enjoy dan menyelesaikan tugasnya dengan baik, membuat pejabat yang mengayomi ini mendapat kepercayaan yang lebih besar lagi, sebagai Pjs Bupati Minut.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here