Manado, SULUTREVIEW
Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-23 yang diperingati seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sejatinya merupakan perwujudan dari kesejahteraan rakyat.
“Muara dari pelaksanaan otonomi daerah merupakan terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven OE Kandouw saat memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-23 di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (29/4/2019).
Kandouw yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo, mengharapkan agar daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah.

“Kepada segenap lapisan masyarakat agar meningkatkan kinerja penyelenggara pemerintah melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan masyarakat agar dapat tercipta tata kelola hubungan pemerintahan yang sinergis,” tukasnya.
Untuk diketahui, peringatan Otda diikuti oleh seluruh ASN dan THL yang ada di lingkup Pemprov Sulut. Adapun yang bertindak sebagai komandan upacara Kepala Bagian Otonomi Daerah Biro Pemerintahan dan Otda Setda Rollies Rondonuwu.
Apel peringatan Otda turut dirangkaikan dengan penyerahan SK kenaikan pangkat kepada 9 orang ASN diantaranya Lynda D. Watania, Steve HA Kepel, Christian AR Iroth dan juga SK pemberhentian dengan hormat dalam rangka pensiun kepada 8 ASN.(eda)






