Manado Jadi Berkat bagi Putri Marino, Sabet Pemeran Wanita Terbaik FFI 2017

0
518

Manado, SULUTREVIEW – Pelaksanaan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Manado, ternyata menjadi berkat bagi aktris Putri Marino yang berhasil menyabet penghargaan kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik.

Tak tanggung-tanggung, Putri yang lahir tahun 1993 yang lulusan sekolah mode di ltalia. Bahkan sempat bekerja sebagai perancang busana di Bali, sebelum beralih menjadi presenter program televisi nasional My Trip My Adventure di tahun 2016 ini, mengawali debut berakting dalam film Posesif (2017) dan berhasil mendapatkan predikat bergengsi di dunia perfilman.

“Terima kasih buat Tuhan Yesus dan keluarga aku yang ada di Bali maupun keluarga besar Posesif yang sudah mempercayakan aku. Tak lupa Adipati Dolken atas suportnya selama ini,” ungkapnya dalam Malam Anugerah Piala Citra yang digelar di Grand Kawanua International City, Manado, Sabtu (11/11/2017).

Penghargaan yang dicapainya menurut Putri akan menjadi motivasi dan penyemangat baginya untuk terus belajar lebih lagi. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi aku untuk terus belajar,” sebutnya sembari memberikan apresiasi atas terselenggaranya FFI 2017 di Kota Manado Sulawesi Utara (Sulut). “Kalau kita menang ini menjadi kesempatan untuk terus maju dan belajar lebih baik lagi ke depannya,” katanya kembali.

Kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik ini, Putri bersaing ketat dengan Adinia Wirasti dalam film Critical Eleven, Dian Sastrowardoyo dalam film Kartini dan Sheryl Sheinafia film Galih dan Ratna serta Tatjana Saphira dalam film Sweet 20.

Pada film Posesif menceritakan tentang hidup Lala yang diperankan Putri, mengalami jungkir balik. Bukan karena loncatan indahnya dari menara sepuluh meter, bukan pula karena ayahnya yang melatihnya dengan keras, tapi karena cinta pertamanya. Yudhis, murid baru di sekolahnya, berhasil menjebak hati Lala. Di tahun terakhir SMA-nya, Lala ditarik keluar dan rutinitas lamanya, Lala percaya cinta telah membebaskannya, sebab Yudhis selalu sigap menghadirkan pelangi asal Lala berjanji selamanya bersama. Namun, perlahan cinta Yudhis yang awalnya tampak sederhana dan melindungi ternyata

rumit dan berbahaya. Janji mereka untuk setia selamanya malah jadi jebakan. Lala kini mengambang dalam pertanyaan : apa artinya cinta?.(hilda/axel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here