Stafsus Jimmy Tindi Akui Keterlambatan Gaji Nakes Talaud

Stafsus Jimmy Tindi (kemeja putih) saat diterima Pemprov Sulut. Foto : istimewa

Manado, Sulutreview.com – Pemerinyah Provinsi Sulut dituding sebagai penyebab belum terbayarnya dua bulan gaji Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pemkab Talaud.

Staff Khusus Bupati Talaud, Jimmy Tindi mengatakan bahwa tudingan itu tidak beralasan.

Usai pertemuan dengan pihak Pemprov Sulut terkait APBD-P 2023 Kabupaten Kepulauan Talaud, Tindi mengatakan bahwa ada kesalahan persoalan teknis di ramah Pemkab Talaud.

“Persoalan Nakes ini adalah persoalan teknis ketidakpatuhan oknum yang ada di Pemerintah Kabupaten Talaud,” ungkapnya, Selasa (07/11/2023).

Ia menuturkan gaji Nakes sebenarnya telah dianggarkan satu tahun penuh. Namun ada oknum pejabat yang disebutnya mengutak-atik sistem sehingga anggaran untuk pembayaran gaji tidak mencukupi.
Pemkab kemudian menganggarkannya dalam APBD Perubahan 2023.

“Bupati sudah mengambil langkah tegas terkait oknum ini,” tukas Tindi.

Dia bersama beberapa perwakilan yang bertemu dengan pejabat terkait Pemprov Sulut, berharap APBD Perubahan dapat segera terealisasi.

Pihak Pemprov Sulut sendiri telah melakukan tahapan evaluasi APBD Perubahan secara profesional.

Pemprov juga memfasilitasi pertemuan Banggar DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud dan Tim TAPD Pemkab Talaud, Rabu (8/11/2023) besok. Ini sebagai bentuk dukungan Pemprov dalam membantu mencarikan solusi terbaik.

“Mudah-mudahan semua bisa hadir supaya besok ada titik temu yang bisa diambil terkait dengan evaluasi APBD Perubaha Kabupaten Kepulauan Talaud,” ungkap Kepala BKAD Provinsi Sulut, Clay Dondokambey.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.