Desa Patingke Kabupaten Parigi Moutong Kini Benderang

Pekerja sedang membangun kelistrikan di Desa Patingke.(Foto : Humas PLN)
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Masyarakat Desa Patingke Parigi Moutong, kini nikmati penerangan listrik. Sebanyak 385 kartu keluarga di desa tersebut telah menikmati aliran listrik dari PLN.

Nilai investasi yang digelontorkan PLN untuk mengalirkan listrik di daerah tersebut sebesar Rp1,7 M.

Bacaan Lainnya

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Leo Basuki mengatakan, hadirnya listrik ini, diharapkan selain berfungsi sebagai sumber penerangan, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta dapat menggerakan roda perekonomian daerah setempat.

“Dengan hadirnya listrik masyarakat dapat dengan mudah menjalankan aktivitas kesehariannya serta dengan memanfaatkan energi listrik diharapkan terciptanya usaha kerja baru yang bisa menggerakan roda perekonomian daerah,” kata Basuki.

Masuknya listrik di Desa Patingke, diharapkan masyarakat bisa menjaga aset PLN yang terpasang dan mengijinkan pohon pohon yang sudah dekat dan mengancam jaringan distribusi untuk ditebang dan selalu ber koordinasi dengan petugas PLN untuk menjaga keandalan sistim yang ada di desa Patingke ucap Basuki

Tentu tidak mudah jika PLN sendirian dalam membangun infrastruktur kelistrikan, terutama dengan keterbatasan akses transportasi, namun dengan bantuan pemerintah daerah dan masyarakat, upaya untuk melistriki Desa terutama di wilayah Terdepan, Tertinggal, Terluar (3T) dapat terwujud.

“Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang sudah ber sinergi sehingga Desa Patingke kini dapat merasakan listrik dari PLN. Selain Desa Patingke, saat ini di Kabupaten Parigi Moutong juga sedang dalam progres terlistriki yaitu Desa Bainaa” tambah Basuki.

Asman selaku Kepala Dusun Empat Durian Desa Patingke, menyampaikan masuknya listrik merupakan sebuah kemajuan bagi masyarakat di Desa Patingke, dimana harapannya masyarakat semakin sejahtera dan dengan mudah menjalankan aktifitas hariannya.

“Dengan hadirnya PLN maka masyarakat jadi sangat terbantu, kami tidak perlu lagi membeli BBM untuk hidupkan genset pada malam hari,” ungkap Asman

Selain itu, Asman mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik untuk kegiatan-kegiatan produktif, sehingga bisa memberikan tambahan manfaat perekonomian daerah tersebut.

Untuk melistriki Desa Patingke, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 12,81 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah 3,77 kms, 3 Gardu Distribusi yang tersebar dengan kapasitas Total 150 kVA. Sementara untuk pasokan listriknya sendiri diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kotaraya.

Untuk kemudahan layanan listrik dimana saja dan kapan saja, Masyarakat pelanggan dapat mengakses layanan kelistrikan melalui Aplikasi PLN Mobile yang bisa di download di Play Store dan App Store. Nikmati Layanan PLN hanya dalam satu genggaman, PLN Mobile Semua Makin Mudah.(srv)

banner 300x250