Dikawal Polisi & Sat Pol PP, Perumda Pasar Sosialisasikan Surat Edaran di Pasar Winenet

IMG-20210818-WA0009

Aksi sosialisasi Perumda Pasar dikawal aparat dan Sat Pol PP

Bitung, Sulutreview.com– Untuk lebih memberikan pemahaman secara secara detail, kepada pedagang di Pasar Winenet soal peralihan status dari Dinas Perdagangan ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung.

Bacaan Lainnya

Membuat pihak Perumda Pasar yang dipimpin Direktur Drs Harto Kahiking bersama Direktur Umum Tasman Balak dan jajaranya terus melakukan sosialisasi kepada pedagang yang ada di sejumlah Pasar Traditional di Kota Bitung ini.

Setelah pada Selasa (27/07/2021) pihak Perumda Pasar melakukan sosialisasi awal akan peralihan status di Pasar Winenet. Kali ini, pada Kamis (29/07/2021) untuk yang kedua kalinya, kembali lagi pihak Perumda Pasar melakukan sosialisasi akan Surat Edaran no 08/P2KB/VII/2021 terkait peralihan status dan pengelolaanya kepada pihak Perumda Pasar karena sebelumnya masih dikelola Dinas Pasar.

Kendati begitu, dalam sosialisasi ini, pihak Perumda Pasar dikawal secara ketat oleh sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Aertembaga dan juga jajaran Satuan Reskrim Bitung dibawah pimpinan Kasat Frelly Sumampouw SE dan jajaran Sat Pol PP.

Terpantau wartawan, aksi sosialisasi ini diawali dengan Apel di depan Pasar Winenet tepat pukul 08:00 WITA Pagi dan kemudian dengan membawa pengeras suara pihak Perumda melakukan sosialisasi kedalam Pasar untuk menyampaikan beberapa hal sebagai berikut.

1. Berdasarkan Perda nomor 2 tahun 2018 maka saat ini di Kota Bitung, telah berdiri perusahaan umum daerah pasar Kota Bitung.

2. Berdasarkan Berita Acara serah terima pada tanggal 16 Juli 2021, tentang penyerahan seluruh aset pasar dan pengelolaan pasar yang ada di Kota Bitung, dari Dinas Pasar Perdagangan Kota Bitung, ke Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Bitung. Maka seluruh Aset dan pengelolaan pasar di Kota Bitung, adalah sepenuhnya, menjadi tanggung jawab Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung.

3. Perumda Pasar Kota Bitung, sudah mulai melakukan pendataan kembali aset pasar dan pedagang-pedagang, yang berada diseluruh Pasar yang ada di Kota Bitung.

4. Semua Penagihan Pelayanan Jasa Pasar Efektif tanggal 17 juli 2021, sudah menggunakan karcis yang dikeluarkan oleh Perumda Pasar Bitung.

5. Untuk Pencegahan Covid-19, diwajibkan seluruh pedagang dan Pembeli yang beraktivitas di Pasar untuk menggunakan masker dan tetap memperhatikan Protap Kesehatan.

Diketahui, pada aksi sosialisasi dengan pengeras suara ini, kalau sebelumnya oleh Bapak Olten Sikopong kali ini oleh mantan aktivis kondang di Kota Bitung yaitu Srikandi Dewi Mamontoh didampingi oleh Direktur Umum Tasman Balak, Kepala Pasar Wiwin Sumampouw serta Recky Gosal melakulan sosialisasi berjalan sambil menyuarakan surat edaran seperti yang tertera diatas dari luar Pasar sampai di dalam Pasar Winenet.

Tasman Balak selaku Dirum Perumda Pasar bahwa pihaknya bersama jajaran aparat kepolisian akan terus melakukan penjagaan di wilayah Pasar Winenet ini untuk menjadikan kondisi kian kondusif aman dan lancar.

Seperti diketahui pada sosialisasi pertama, salah satu pemilik lahan di dalam Pasar Winenet Samsudin Mahmud yang disapa Pak Nyong terlihat langsung datang ke Sekretariat Asosiasi pedagang, untuk mempertanyakan akan sosialisasi dari pihak Perumda Pasar tersebut.

Menurutnya, sampai saat ini, persoalan tanahnya didalam Pasar Winenet diduga belum ada kejelasan. Sehingga pedagang yang berjualan, dilahanya wajib membayar sewa tanah, sebesar Rp 5.000 per hari ke pihaknya yakni ke Keluarga Awondatu.

“Untuk itu pihaknya mempersilahkan Perumda Pasar melakukan penarikan retribusi kepada Pedagang, namun kami tetap menjalankan penarikan sewa lahan ke Pedagang. Kami berharap hasil pengukuran-pengukuran tanah di dalam Pasar Winenet, harus jelas sebab pada tahun 2017 sudah ada hasil yang disepakati yang dihadiri juga oleh pihak Pemkot dan Instansi lainya, seperti pihak Badan Pertanahan dan Kabag Hukum serta Pemkot Bitung, barulah hal ini setidaknya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Meski begitu, Tasman Balak dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya melakukan aksi ini, atas perintah Pemerintah dan kami akan lindungi pedagang Pasar di Winenet dan seluruh Pasar di Kota Bitung ini.

“Jika ada yang keberatan silahkan melapor ke aparat hukum. Kami siap meladeninya. Sebab kami hanya menjalankan aturan,” jelasnya mantan anggota TNI ini.

Tasman menambahkan bahwa, sosialisasi ini akan dilakukan secara bergilir diseluruh Pasar Traditional di Kota Bitung agar kalangan pedagang tahu bahwa pengelolaan Pasar sudah diberikan wewenang kepada pihak Perumda sudah tidak lagi dikelola oleh Dinas Perdagangan.(zet)

banner 300x250