Pala & RT Telah Ditandatangani SK, Berpotensi diganti? Ini Penjelasan Sekda Audy

IMG-20210818-WA0009

Dr Audy Pangemanan MS.i

Bitung, Sulutreview.com– Pasca ditandatanganinya Surat Keputusan (SK) Kepala Lingkungan (PaLa) dan Rukun Tetangga (RT) yang dilakukan oleh Camat se-Kota Bitung yang disaksikan oleh Wakil Walikota Hengky Honandar SE dan Sekretaris Daerah Kota Bitung Dr Audy Pangemanan MS.i.

Membuat sejumlah warga di Kota Bitung, kian bergemuruh di Media Sosial (Medsos) Facebook. Dimana hampir terlihat di beranda sejumlah warga terlihat ada menuliskan kalimat kecewa, karena nama-nama Pala RT menurut mereka, tidak sesuai dengan harapan yang diinginkan yang telah diusulkan nama-nama Pala dan RT mereka yang pada kenyataanya berbeda nama yang diusulkan.

Praktis memang, kicauan-kicauan kekecewaan menggema di medsos, karena mungkin tak mampu menahan sakit hati mereka. Apalagi hampir, sebagian yang menulis status. Diketahui adalah pendukung dari MM-HH yang saat ini telah memegang tampuk pemerintahan Kota Bitung.

Wartawan Sulutreview.com pun, langsung menelusuri akan hal ini, untuk mencari tahu persis akan proses dan mekanisme perekrutan Pala dan RT ini, secara langsung di Kantor Gedung Putih Walikota Bitung dengan menelpon kepada Sekretaris Daerah Kota Bitung Dr Audy Pangemanan MS.i yang pada saat penandatanganan SK Pala dan RT dirinya hadir bersama Wakil Walikota Hengky Honandar SE, Selasa (08/06/2021).

Apalagi dari beberapa konfirmasi, di lapangan. Kepada sejumlah Camat di Kota Bitung, hampir 80 persen mengatakan bahwa nama-nama Pala dan RT yang telah ditandatangani menyebutkan bahwa itu semua sesuai, usulan Lurah dan beberapa masyarakat.

Beruntung Sekretaris Daerah Kota Bitung Dr Audy Pangemanan MS.i langsung merespons konfirmasi via Ponsel kepada wartawan dengan mengatakan, bahwa memang mekanisme dari perekrutan ini dari Kelurahan dan masyarakat dan pertanggungjawaban kepada Pemerintah itu adalah Camat di delapan Kecamatan.

“Itulah sebabnya pada kegiatan penandatanganan SK kemarin, yang menandatangani SK adalah 8 Camat yang ada di Kota Bitung, karena para Camat yang nantinya akan mengawasi kinerja mereka melalui Lurah yang ada di setiap Kecamatan yang ada di Bitung ini,” ujarnya via Ponsel kepada wartawan sulutreview.com secara exclusive Rabu (09/06/2021).

Wartawan pun sangat penasaran, dengan mekanisme perekrutan Pala dan RT ini. Dan langsung menanyakan apakah dengan telah ditandatanganinya SK ini, apakah nama-nama Pala dan RT ini bisa berpotensi diutak-atik lagi, dengan melihat gelombang kekecewaan sejumlah warga di medsos.

Mendengar pertanyaan tersebut, mantan Kaban Bappeda Kota Bitung ini, dengan tegas mengatakan bahwa kendati sudah ditandatangani SK nama-nama Pala dan RT, hal itu masih bisa akan diganti.

“Hal ini bukan tanpa alasan, sebab aturanya para Pala dan RT ini, di satu bulan sampai tiga bulan berjalan. Sebab saat ini, akan dinilai akan kinerja mereka oleh Camat melalui di masing-masing Kecamatan. Dan jika ada yang kinerjanya jauh dari harapan, tentu Pala dan RT tersebut siap-siap untuk dieliminasi atau diganti,” ujar mantan Kadis Sosial Pemkot Bitung di era Walikota Alm Hanny Sondakh ini.

Selain itu, banyak perdapat warga terngiang di tengah masyarakat, menanyakan bahwa kenapa, dalam penandatanganan SK Pala dan RT bukan Walikota yang menandatangani, namun hanya Camat.

Mantan Staff Humas di DPRD Bitung di Era Walikota Alm Milton Kansil ini menjawab, bahwa terlalu jauh kalau hanya Pala dan RT SK mereka ditandatangani oleh Walikota.

“Itu domainya Camat, sebab mereka yang akan bertanggungjawab untuk Pala dan RT. Makanya dalam penandatanganan SK, dilakukan oleh Camat,” tegas mantan Camat di Pulau Lembeh ini.(zet)

banner 300x250