Masih Pandemi, Shalat Idul Adha Ditiadakan

0
142

Manado, Sulutreview.com – Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan ketua-ketua organisasi kemasyarakatan Kota Manado memutuskan bahwa untuk tahun ini shalat Idul Adha di lapangan ditiadakan.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi III DPRD, Amir Liputo saat ditemui wartawan Sulutreview.com, di gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara Selasa (21/7/2020).

Amir Liputo menjelaskan mengenai edaran dari Kemenag merupakan hasil koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 bahwa untuk tahun ini shalat Idul Adha hanya dilakukan di mesjid dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Amir juga mengatakan bahwa sudah membuat surat edaran agar khotbah dan sholatnya dipersingkat, setelah selesai sholat tidak ada kumpul-kumpul, jabat tangan, semua harus pakai masker dan mesjid yang akan melaksanakan ini harus menyiapkan jarak agar protap kesehatan berjalan baik.

Tentunya juga diharapkan yang sakit tidak datang sholat di mesjid dulu.

“Anjuran pemerintah saya rasa sudah baik dalam rangka memproteksi kita untuk tidak terjangkit atau menjangkiti orang lain,” tutup Liputo.

Kalo Tahirun

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Drs. Kalo Tahirun. Saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan sholat Idul Adha dilaksanakan di mesjid dengan protokal kesehatan kemudian tidak dilaksanakan di lapangan terbuka.

Mengenai penetapan hari raya Idul Adha, sudah disampaikan oleh Menteri Agama lewat sidang Isbat maka hari raya Idul Adha dilakukan pada Jumat (31/7/2020).

Kemudian dalam rangka penyembelihan hewan kurban, Tahirun menjelaskan bahwa panitia pelaksanaan penyembelihan hewan kurban untuk tidak mengumpulkan jemaah-jemaah penerima hewan kurban di mesjid. Jadi panitia pelaksanaan penyembelihan hewan kurban itu yang mengantar ke rumah masing-masing jemaah.

“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana jemaah harus  mengantri menunggu pembagian hewan kurban, tahun ini Menteri Agama berharap diantar oleh panitia pembagian penyembelihan hewan kurban ke rumah penerima hewan kurban. Hewan kurban itu pun harus melalui pemeriksaan dokter hewan,” Tutup Tahirun.(jelina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here