PT Pertamina MOR VII Jangkau Penyandang Disabilitas Kaleb

0
120

Bitung, SULUTREVIEW

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Hatim Ilwan dan tim melakukan kunjungan ke Komunitas Tuli Peduli Bitung (Kaleb) yang ada di Kelurahan Kadoodan Lingkungan V Madidir-Bitung Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (13/02).

Tak hanya berkunjung, Hatim bersama rombongan melakukan tatap muka dengan penggagas, pengurus komunitas maupun penyandang disabilitas Kaleb.

Bahkan lebih dari itu, sebagai bentuk kepedulian dan empati yang demikian mendalam atas keberadaan komunitas tersebut, PT Pertamina berkesempatan memberikan bantuan melalui
program Corporate Social Responsibility (CSR).

Hatim yang enggan menyebut bilangan nominal bantuan, menjelaskan bahwa kehadiran PT Pertamina ingin memberikan arti dan manfaat bagi komunitas.

“Bantuan ini kiranya dapat dimanfaatkan untuk menambah sarana sosialisasi bahasa isyarat maupun kebutuhan teman-teman disabilitas Kaleb agar lebih mengembangkan potensinya. Karena memang menjadi visi kami, untuk mensejahterahkan melalui program kerja peduli lingkungan,” kata Hatim.

Selain itu, Kaleb yang mengedukasi bahasa isyarat kepada masyarakat yang ingin berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, diharapkan akan semakin berkembang.

“Keberadaan Kaleb ini menjadi jembatan bagi komunitas dan masyarakat lainnya untuk berkomunikasi tanpa ada hambatan keterbatasan. Nah, melalui bantuan ini kami berharap akan menunjang aktivitas yang dilakukan,” ungkap Hatim.

Sementara itu dikatakan penggagas Kaleb, Donna Christha Renata, saat ini ada 35 orang yang tercatat dalam komunitas tersebut. Mereka tidak sebatas belajar bahasa isyarat tetapi juga membuat ketrampilan dan produk interior.

“Teman-teman komunitas akan meluangkan waktu setiap hari Sabtu dan Minggu. Meski dalam keterbatasan fisik namun tetap semangat untuk menjalani kehidupan, bahkan dapat memberi arti kepada orang lain,” sebut Chira sapaan Donna Christa.

Chira tengah memberikan penjelasan kepada rombongan PT Pertamina.

Kaleb yang merupakan kumpulan disabilitas, sampai sejauh ini mampu menjadi peribadi yang tidak bergantung pada orang lain.

“Komunitas Kaleb terus belajar sehingga dapat hadir dan berdampak bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tukasnya sembari menambahkan hasil ketrampilan Kaleb sudah banyak yang dimanfaatkan.

“Produk yang dihasilkan seperti kerajinan tangan tas dari spanduk, batok kelapa dan tapestri dapat dimanfaatkan oleh banyak orang,” tukasnya.

Karenanya atas perhatian dan kepedulian PT Pertamina, Chira menyampaikan banyak terima kasih. Sebab, kehadiran Pertamina telah banyak memberikan arti bagi komunitas.

“Masyarakat yang tidak bisa mendengar, kini dengan bantuan PT Pertamina telah menjadi sarana bagi komunitas untuk mengembangkan diri sehingga mereka memiliki kerpercayaan diri. Bahkan mereka bisa menunjukan mereka mandiri,” tukasnya.

Hal yang sama juga disampaikan penanggung jawab Kaleb Sujito Talare dan Ketua Kaleb, Ochen Hilda Lun, bahwa kontribusi PT Pertamina memberikan dampak yang positif bagi Kaleb. Sehingga tetap eksis menjalankan aktivitas sosialnya.

“Terima kasih atas kepedulian PT Pertamina yang terus mensupport kami dalam berbagai kegiatan. Kiranya bantuan demi bantuan yang diberikan akan membuat Kaleb semakin berkembang,” imbuhnya.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here