Jakarta, SULUTREVIEW
Anggota DPD asal NTT, Abraham Paul Liyanto mengaku banyak Perubahan pembangunan daerah perbatasan oleh Priseden Jokowi. Namun priode ke dua dia berharap lebih banyak actionnya.
“DPD atau kita wakil daerah yang punya perbatasan ini sangat berharap, bahwa Pemerintah juga melibatkan seluruh stakeholder terutama di beranda-beranda ini, sehingga kita juga bisa sama seperti negara lain,” katanya dalam dialog Kenegaraan dengan tema ‘Kompleksitas Daerah Perbatasan Beranda Indonesia?’ di Media Center MPR/DPR RI, Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan (27/11/2019).
Hal tersebut, lanjutnya menjadi nilai tambah yang tinggi.”kita selalu abaikan Beranda Beranda ini dan bahkan jadi masalah, jadi jalan tikus, jadi ilegal , belum lagi sekarang kalau masalah narkoba itu masuk melaluai jalur perbatasan,” akunya.
Anggota DPD dapil Riau Edwin Saputra mengaku pemerintah pada masa awal pak Jokowi sangat bagus dalam membangun daerah perbatasan. “Semakin kesini, saya mohon klarifikasi juga nanti kita, tapi pengamatan kami di daerah , apalagi saya sering turun-turun ke daerah itu , minat pemerintah cenderung menurun,” kata Anggota DPD dapil Riau itu.
Namun dia berharap pada periode kedua ini, ini menjadi konsen lagi baik inftrastruktur maupun ekonomi.(rizal)













