Sulut Semakin Hebat dan Eksis di Usia ke 55 Tahun

0
142
Gubernur Olly didampingi Wagub Steven Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen

Manado, SULUTREVIEW

Menapaki usia ke 55 tahun, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menyematkan capaian dan keberhasilan di berbagai bidang.

Dikatakan Gubernur Olly Dondokambey kemajuan yang ditorehkan Provinsi tak lepas dari peran masyarakat.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut ini sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu.

Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw, peringati HUT penuh sukacita.

“Apa yang telah kita upayakan ini untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk membawa daerah ini semakin maju, semakin berkembang dan semakin
sejahtera,” kata Olly saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut di Lapangan Robert Wolter Mongisidi Manado, Senin (23/9/2019).

Di usia ke-55 tahun Provinsi Sulut, persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa dan daerah harus tetap terjaga. Tujuannya agar progres pembangunan di Sulut akan semakin baik, yang pada akhirnya akan bermuara serta menjadikan Sulut semakin hebat lagi.

Gubernur Olly bersama jajaran saat mengikuti upacara.

“Dilaksanakannya “Sulut Expo 2019” di luar daerah tentu tidak serta merta hanya untuk memberikan kesan berbeda di perayaan HUT ke-55 Provinsi Sulawesi Utara. Namun lebih dari itu, untuk semakin memperkenalkan Sulawesi Utara di kancah nasional, dan ditargetkan akan menguatkan branding wajah Sulut sebagai kawasan investasi dan pariwisata dunia,” imbuhnya.

“Mari sama-sama kita doakan dan dukung Sulut Expo 2019 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 26 sampai dengan tanggal 29 September, hingga nantinya meraih kesuksesan dan memberikan pengaruh positif terhadap upaya kita bersama dalam langkah kedepan, menjadikan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Pasifik,” tutup Olly.

Olly saat menyampaikan materi di DPRD Sulut.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah penghargaan dan bantuan diantaranya kepada ASN dan THL teladan dan bantuan hibah pendidikan berupa 1 unit motor, 13 unit laptop kepada Politeknik Negeri Manado.

Kemudian 8 unit Motor dan 15 unit Komputer kepada Politeknik Nusa Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe. Disamping itu penyerahan Sertifikat Hak Pakai Oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulut Kepada Gubernur Sulut dan penghargaan lainnya.

Selain itu dilakukan juga peresmian layanan 119 Kegawatdaruratan Medik Indonesia yang digagas oleh Dinas Kesehatan Sulut.

Gubernur melakukan peresmian layanan 119 Kegawatdaruratan Medik Indonesia.

Di akhir upacara, ratusan pelajar SMK Negeri 1 Manado menyanyikan lagu-lagu daerah diikuti seluruh peserta upacara.

Pada upacara yang berjalan khidmat itu, bertindak sebagai Komandan Upacara Kepala Biro Umum Clay June Dondokambey dan pengibaran bendera merah putih dilakukan anggota Paskibraka.

Dalam upacara, nampak hadir jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Edwin Silangen, Ketua DWP Sulut Ivonne Silangen-Lombok, para pejabat Pemprov Sulut, jajaran BUMN, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pelajar.

Usai menggelar upacara, Gubernur Olly Dondokambey mengikuti paripurna di DPRD Provinsi Sulut.

Olly menyebutkan keberhasilan di berbagai bidang saat ini, tidak lepas dari peran para pendahulu yang turut menorehkan tinta emas

“Angka 55 merupakan angka semangat yang diharapkan dapat diikuti dengan peningkatan SDM. Berikut merealisasikan Sulut sebagai Pacific Gate of Indonesia,” ujarnya sambil menambahkan posisi strategis Sulawesi Utara sudah sejak lama digaungkan para pendahulu.

Perjuangan Indonesia di Pacific sudah dibahas sejak 82 tahun yang lalu. Bahkan para pendahulu sangat meyakini, Sulawesi Utara bakal mengalami kemajuan dan perkembangan di sektor ekonomi.

Di sisi lain, Olly juga menyebutkan agar di HUT ke 55 Provinsi Sulut, seluruh komponen masyarakat tidak melupakan sejarah. Terutama para pemimpin yang telah meletakkan landasan yang kuat, sehingga Sulut dapat seperti sekarang ini.

“Para pahlawan yang merupakan para pendahulu kita, seperti Maria Walanda Maramis telah memperjuangkan perempuan sehingga mendapatkan haknya.

“Hal itu dapat dilihat saat ini, di mana kaum perempuan telah menempati posisi strategis di berbagai bidang. Seperti anggota dewan bahkan ada yang sebagai rektor,” tukasnya.

Gubernur juga menguraikan tentang sosok Lambertus Nicodemus Palar, yang mewakili RI di PBB. “Sebagian besar hidup Palar yang adalah orang Sulut, diabdikan untuk perjuangan diplomasi,” tandasnya.

Gubernur Olly saat foto bersam para peterjun.

“Yang harus kita ingat adalah bahwa
tokoh Sulut tidak lepas dari perjuangan Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Olly juga mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Dengan terus menjaga stabilitas keamanan yang sangat kondusif dan terkendali, maka Sulut akan semakin dikenal sebagai daerah yang sangat menjunjung tinggi toleransi,” sebutnya.

Melalui berbagai capaian pembangunan, baik fisik maupun sumber daya manusia, Olly berharap tidak akan mencederai komitmen yang mengutamakan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

“Kemajuan pembangunan yang berhasil diwujudkan saat ini, tidak lain merupakan upaya untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Olly menambahkan selain sukses menggelar berbagai proyek spektakuler, pada akhir tahun nanti akan dilakikan pertemuan dengan negara-negara Pacific. ” jika kegiatan ini sukses, maka kegiatan akan ditingkatkan menjadi pertemuan para pemimpin negara,” tukasnya.

Diketahui, Peringatan HUT ke 55 Provinsi Sulut yang dipusatkan di lapangan Robert Wolter Mongisidi Manado berlangsung meriah.

Manuver sejumlah pesawat tempur dan aksi heroik sembilan peterjun dari TNI Angkatan Udara mengundang kekaguman peserta upacara dan masyarakat yang memenuhi lapangan Wolter Mongisidi.

Bukan hanya itu, peringatan HUT Provinsi Sulut kali ini dibuat berbeda. Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama istri dan jajaran pejabat eselon II mengenakan pakaian daerah.(srv)

(Advertorial Humas dan Protokol Setdaprov Sulut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here