BEI dan Awak Media Nikmati Wahana Water Sport di Casabaio

0
606

Likupang, SULUTREVIEW – Gathering Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama awak media Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan di water sport Casabaio Paradise Likupang, Jumat (1/1/2017) berlangsung seru.

Betapa tidak, awak media yang sehari-harinya berkutat dengan peliputan berita dan dikejar deadline, dalam momen yang berkesan ini, diajak melewati wahana yang sarat dengan tantangan seru di water sport. Di mana peserta yang dibagi dalam kelompok, Yuk, Nabung, Saham dan Untung ini adu cepat mengambil sejumlah produk emiten yang di letakkan di pos-pos yang telah ditetapkan. Memang tak mudah, karena salah melangkah saja, maka peserta akan tercebur di air sehingga menghambat tujuan yang dibatasi waktu.

“Permainannya sangat seru sekaligus menegangkan, karena saya tidak bisa berenang. Benar-benar penuh tantangan,” ungkap Rifa jurnalis RALFM.

Senada disampaikan Nancy Tigauw, wartawan LKBN Antara, yang mengaku asyik dapat mengikuti gathering. “Acaranya keren dan asyik,” katanya.

Tak sampai di situ, setelah puas mengikuti fun water sport, awak media kembali diajak menikmati eksotisme Virgin Island dengan melakukan snorkeling. Dan untuk menuju ke lokasi yang jaraknya tak seberapa jauh dari Casabaio-Paradise ini, peserta gathering menggunakan boat yang telah disiapkan.

“Wow sungguh menakjubkan, betapa indah pemandangan alam bawah lautnya. Sangat berkesan,” ujar Vian wartawan Metro.

Sebelumnya, wartawan yang berlatar belakang dari berbagai pos liputan, diedukasi oleh dua orang wartawan senior yang kini menempati posisi strategis sebagai Direktur Utama IDX Channel, Oscar Herliansyah dan Yosman Mansyur selaku Head of Marketing IDX Channel.

“IDX Channel merupakan televisi yang 100 persen menayangkan tentang pasar modal, ekonomi mikro dan makro. Dan dari sisi peringkat, kita (Indonesia-red) berada di posisi ketiga setelah London dan Thailand,” sebut Oscar.

Melalui tema, Team Building Media Sulawesi Utara 2017, Oscar memotivasi wartawan agar memanfaatkan teknologi yang ada untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Sampaikanlah dan informasikan kepada masyarakat tentang pasar modal. Edukasi juga tentang nabung saham, apa sih maksudnya dan manfaatnya,” ujar Oscar sembari menambahkan upaya ini terus didorong.

“Ini terus kita lakukan, sudah ada perkembangannya tapi belum maksimal. Karena itu, saya berharap, pertemuan ini akan meningkatkan minat kita buat nabung saham. Kita juga akan edukasi nabung saham di daerah lain, khususnya untuk masyarakat awam. Karena hanya dengan Rp 100 ribu saja kita sudah bisa nabung saham. Jadi gak susah,” ungkap Oscar sambil merinci bahwa saat ink ada 560 emiten.

Lebih jauh, Oscar juga mengajak awak media, untuk jadi perantara pedagang efek atau broker yang sangat membantu di masa mendatang. “Wartawan itu gak pernah tua, pengennya nulis terus. Tetapi kita pingin kan, kalau di hari tua nanti kita punya sesuatu. Karena itu jadilah wakil perantara pedgang efek yang mengantongi sertifikat,” bebernya.

Selanjutnya, Yosman Mansyur selaku Head of Marketing IDX Channel mengatakan kelangsungan pasar modal perlu diberitakan. Karena pasar modal merupakan indikator ekonomi di Indonesia.

“Beritakan bagaimana IDX sebagai pasar modal yg strategis. Siasati berita pasar modal sehingga menjadi berita yang layak untuk diinformasikan,” ucapnya.

Terkait nabung saham, Kepala BEI Perwakilan Sulut, Fonny The mengatakan pihaknya sangat gencar mengedukasi masyarakat. Terutama di tataran mahasiswa.

“Mengapa karena mereka sudah punya KTP sehingga untuk menabung saham bisa langsung direalisasikan dengan membuka rekening. Beda jika siswa, yang rata-rata belum punya KTP. Dan istimewanya kalau edukasi mahasiswa, mereka bisa menginformasikannya lewat media sosial,” imbuhnya.(hilda)
.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here